Prabowo Luncurkan 166 Sekolah Rakyat, Targetkan 500 Ribu Siswa pada 2029

katadata.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto meresmikan aktivitas 166 Sekolah Rakyat di 34 provinsi pada Senin (12/1). Seremoni peresmian itu berlangsung secara terpusat di Sekolah Rakyat terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

"Hari ini kita berhasil meresmikan 166 Sekolah Rakyat. Sasaran kita adalah 500 Sekolah Rakyat sampai tahun 2029. Insyaallah akan tercapai," kata Prabowo sebagaimana disiarkan oleh kanal Youtube Sekretariat Presiden pada.

Prabowo menyatakan pemerintah menargetkan pengembangan 500 Sekolah Rakyat dengan kapasitas 1.000 siswa di setiap sekolah. Dengan skema tersebut, pemerintah membidik total 500 ribu peserta didik sebagai sasaran program Sekolah Rakyat.

Ketua Umum Partai Gerindra itu mengatakan, Sekolah Rakyat telah melayani sekitar 15 ribu siswa hingga saat ini. "Kalau hari ini baru sampai 15 ribu, tapi mungkin akhir tahun ini akan mencapai 30 ribu siswa," ujar Prabowo.

Sebelum meresmikan peluncuran operasional Sekolah Rakyat, Prabowo meninjau proses belajar mengajar di Sekolah Rakyat Terpadu 9 Banjarbaru. Dalam kunjungan tersebut, Prabowo juga meninjau fasilitas pendukung, termasuk perpustakaan sekolah.

Dalam acara ini, Prabowo didampingi oleh sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, serta Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Selain itu, turut hadir Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.

Sebanyak 166 titik Sekolah Rakyat rintisan ini sebenarnya telah beroperasi sejak 2025. Pemerintah juga mulai membangun 104 titik Sekolah Rakyat permanen dengan target 200 titik pada 2027.

Proses pembelajaran di Sekolah Rakyat didukung teknologi digital melalui Learning Management System (LMS). Setiap siswa mendapatkan satu unit laptop, sementara kegiatan belajar mengajar di kelas menggunakan papan digital interaktif atau smartboard.

Kurikulum Sekolah Rakyat juga mengacu pada usaha pembentukan karakter dan penguatan keterampilan siswa. Dalam proses penerimaan peserta didik, sekolah akan memetakan potensi untuk mengenali dan mengembangkan talenta unik setiap anak.

"Cita-cita saya di akhir masa jabatan bahwa mereka yang berada di kemiskinan ekstrem desil 1 dan 2 bisa kita ubah nasibnya. Kita bisa hilangkan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Saya percaya itu bisa terjadi," kata Prabowo.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mensos: Sekolah Rakyat Jadi Model Pengentasan Kemiskinan Terpadu
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bareskrim Turunkan Tim Selidiki Tambang Ilegal di Sumatera Barat
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Pembongkaran Tiang Monorel Diharapkan Kurangi Kemacetan di Jalan Rasuna Said
• 21 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Daftar Ruas Jalan Terdampak Genangan Air Akibat Hujan Deras Sejak Pagi di Jakarta, BSD City-Percetakan Negara
• 12 jam laludisway.id
thumb
Aksi Tolak Relokasi RPH Berlanjut, Massa Bawa Sapi ke Balai Kota Surabaya
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.