GenPI.co - Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza menilai keputusan wasit mengganjar kartu merah kepada Bruno Tubarao sudah tepat.
"Sikap dari Tubarao merupakan sikap yang tidak dewasa. Dia pantas mendapatkan kartu merah," ujar Mauricio Souza dikutip dari Antara, Senin (12/1).
Persija Jakarta menelan kekalahan 0-1 dari Persib Bandung pada pekan ke-17 Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1).
Pada laga tersebut, Persija harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-53 karena Bruno Tubarao terkena kartu merah.
Pemain asal Brasil itu dengan sengaja menginjak kaki Beckham Putra yang sedang tergeletak di lapangan.
Mauricio tak menutupi kekecewaannya terhadap tindakan pemainnya itu.
Pelatih asal Brasil itu menilai pelanggaran yang dilakukan Tubarao menunjukkan sikap yang tidak dewasa dan merugikan tim.
Kartu merah Tubarao pada laga melawan Persib menjadi kartu merah keenam yang diterima Persija sepanjang musim ini.
Sebelumnya, Macan Kemayoran juga menerima dua kartu merah saat menghadapi Semen Padang, serta masing-masing satu kartu merah pada laga melawan Arema FC, Malut United, dan Persis Solo.
Ketika ditanya apakah banyaknya kartu merah menunjukkan gaya bermain keras Persija, Mauricio membantah.
Dia menilai pertandingan berjalan sangat keras dari kedua tim, tetapi keputusan wasit dinilainya kurang konsisten.
"Tidak ada kartu kuning untuk pemain Persib. Saya ulangi, kartu merah itu memang benar. Namun, kami juga harus melindungi pemain yang ingin bermain sepak bola," kata Mauricio.
Kekalahan ini membuat Persija menutup putaran pertama Super League 2025/26 di posisi tiga klasemen dengan 35 poin.
Sementara itu, Persib Bandung kokoh di puncak klasemen dengan 38 poin.(*)
Video viral hari ini:





