Presiden Prabowo Subianto menargetkan jumlah murid Sekolah Rakyat (SR) level SD hingga SMA mencapai 500 ribu orang pada akhir masa jabatannya tahun 2029.
Target tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 provinsi yang digelar di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1).
Dalam pidatonya, Prabowo menyebut peresmian 166 Sekolah Rakyat menjadi langkah awal menuju 500 total sekolah di 2029.
"Juga hari ini kita berhasil melihat dan meresmikan 166 sekolah rakyat. Sasaran kita adalah 500 sekolah rakyat sampai tahun 2029, insyaallah akan tercapai," kata Prabowo.
Prabowo menjelaskan setiap Sekolah Rakyat ditargetkan menampung hingga 1.000 murid. Dengan demikian, apabila 500 sekolah dapat terwujud, maka jumlah murid yang terlayani mencapai setengah juta orang.
"Ujungnya, sasaran kita adalah tiap kampus sekolah rakyat adalah 1.000 murid, berarti sasaran kita nanti 500.000, 500.000 murid," tutur Prabowo.
Prabowo menegaskan cita-citanya di akhir masa jabatan 2029 adalah menghapus kemiskinan ekstrem, khususnya bagi kelompok desil 1 dan 2 [kelompok miskin ekstrem dan miskin]. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk percaya pada kemampuan Indonesia.
"Indonesia berprestasi, Indonesia bisa berprestasi, Indonesia akan berprestasi dan Indonesia akan bangkit menjadi negara yang baik negara yang maju, negara yang sejahtera," ujar Ketum Gerindra ini.
Sekilas SR: Program Andalan PrabowoSekolah Rakyat (SR) merupakan salah satu program andalan Presiden Prabowo yang dirancang khusus sebagai solusi pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Berbeda dengan sekolah umum, program ini mengusung konsep asrama (boarding school). Seluruh kebutuhan dasar siswa, mulai dari tempat tinggal, pakaian, hingga jaminan makan bergizi, ditanggung sepenuhnya oleh negara.
Pengelola utama SR adalah Kemensos dengan melibatkan kementerian terkait. Pemerintah berupaya memastikan bahwa hambatan ekonomi tidak lagi menjadi alasan bagi anak-anak di pelosok negeri untuk putus sekolah.
Visi utama dari kehadiran Sekolah Rakyat di era ini adalah memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pemerataan kualitas pendidikan.




