REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN – Keberadaan seekor ular king kobra mengejutkan warga yang tinggal di Desa Karang Tawang, Dusun Pasawahan, Kecamatan/Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Ular berbisa itu diketahui bersembunyi di kolong meja di depan rumah seorang warga.
Kehadiran ‘tamu tak diundang’ itu awalnya diketahui oleh warga bernama Udin (58 tahun). Saat itu, ia sedang duduk di luar rumahnya, Ahad (11/1/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});- Mangsa Ayam Ternak Milik Warga, Ular Sanca Berakhir Dikarung Damkar
- Wilayah Terdampak di Jakarta Terus Bertambah, 28 RT dan 46 Ruas Jalan Kebanjiran
- Perbanyak Jumlah Dokter, Prabowo: Negara akan Biayai Kampus Kedokteran
Udin pun dikejutkan dengan suara berisik yang muncul tiba-tiba. Ia awalnya menduga suara itu adalah tikus yang sedang berkeliaran mencari mangsa.
Namun saat dicek, Udin terkejut karena suara berisik itu berasal dari seekor ular king kobra. Karena merasa takut, ia segera menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan evakuasi ular tersebut.
'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusuma, menjelaskan, setelah mendapat laporan dari Udin, sebanyak empat orang petugas pemadam kebakaran segera meluncur ke lokasi.
Butuh keberanian dan kecermatan dari para petugas pemadam kebakaran untuk mengevakuasi ular king kobra tersebut. Apalagi, saat itu penerangan di lokasi juga minim dan ular itu terus berupaya untuk kabur.
Upaya petugas pemadam tidak sia-sia. Ular itu akhirnya berhasil ditangkap dan dievakuasi dari rumah warga tersebut.
“Apabila tidak dievakuasi, maka dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan penghuni rumah dan warga setempat,” kata Andri, Senin (12/1/2026).



