KL (16), remaja WNI yang ditangkap aparat Yordania terkait dugaan keterlibatan ISIS, ditangkap saat berada seorang diri di rumah. Saat itu, KL disebut tengah bersiap berangkat ke sekolah untuk mengikuti ujian.
Penangkapan KL terjadi pada 19 Mei 2025. Menurut keterangan keluarga kepada kumparan, KL tidak didampingi siapa pun ketika aparat Yordania mendatangi rumahnya.
Saat itu, KL tengah bersiap untuk mengikuti jadwal ujian sekolah yang dilaksanakan pada siang hari.
"Saya sedang tidak di rumah. Jadi itu masih pagi, dia betul-betul sendirian, tidak ada yang menemani," ujar keluarga KL kepada kumparan, saat menjelaskan proses penangkapan KL seorang diri.
Keluarga menegaskan bahwa KL masih berstatus anak di bawah umur saat penangkapan dilakukan. Kondisi tersebut dinilai memperberat tekanan psikologis yang dialami KL, mengingat ia juga memiliki riwayat gangguan mental.
Pascapenangkapan, KL langsung dibawa ke tahanan di Madaba dan mulai menjalani pemeriksaan. Beberapa waktu setelah ditahan, KL diketahui mengalami penurunan kondisi psikis hingga melakukan tindakan menyakiti diri sendiri.
KL telah tinggal di Yordania bersama ibunya sejak kecil, setelah orang tuanya bercerai.




