ASISTEN pelatih Napoli, Cristian Stellini, menegaskan timnya pantas meraih hasil imbang 2-2 melawan Inter Milan di Giuseppe Meazza pada Senin (12/1), setelah Antonio Conte memilih tidak berbicara kepada media usai insiden penalti kontroversial di laga Inter vs Napoli tersebut.
Napoli menunjukkan daya juang tinggi dalam laga Serie A tersebut. Mereka dua kali tertinggal lebih dulu melalui gol Federico Dimarco dan penalti Hakan Calhanoglu, namun mampu menyamakan kedudukan lewat dua gol Scott McTominay.
Antonio Conte diusir wasit dari pinggir lapangan setelah bereaksi keras terhadap keputusan penalti akibat pelanggaran Amir Rrahmani terhadap Henrikh Mkhitaryan.
Pelatih Napoli itu terlihat berteriak "shame on you" kepada ofisial keempat. Usai laga, Conte memutuskan tidak menghadiri sesi wawancara dan menunjuk Stellini mewakilinya.
"Saya jujur tidak ingin membahas insiden penalti. Lebih baik fokus pada penampilan hebat tim ini," ujar Stellini dikutip dari Football Italia.
Ia menekankan reaksi Napoli setelah tertinggal menjadi modal penting. "Reaksi setelah penalti memberi kami kepercayaan diri. Tim ini kembali membuktikan di stadion sulit dan melawan lawan kuat bahwa mereka pantas menjadi juara musim lalu," sebutnya.
Terkait absennya Conte di hadapan media, Stellini menegaskan keputusan itu diambil untuk menghindari polemik lanjutan. "Ada kepuasan besar atas reaksi tim. Kami tidak ingin mengulang dan membahas lagi insiden itu," sebutnya.
Stellini juga menyoroti kondisi fisik tim dan minimnya rotasi pemain. Ia turut menyinggung perkembangan Rasmus Hojlund yang didatangkan setelah cedera Romelu Lukaku.
"Dia datang saat musim sudah berjalan. Dia bekerja keras, rendah hati, dan berusaha berkembang setiap hari," kata Stellini.
Hasil itu membuat persaingan papan atas Serie A tetap ketat. Inter memimpin klasemen dengan 43 poin, diikuti Milan 40 poin dan Napoli 39 poin, ketiganya masih menyimpan satu laga tunda yang akan dimainkan pada pertengahan pekan akibat jadwal Supercoppa Italiana. (H-3)


