KABUPATEN BEKASI, KOMPAS.com – Sebanyak 270 pengendara sepeda motor terpaksa melintas di ruas Tol Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Senin (12/1/2026), akibat banjir di sejumlah wilayah Bekasi dan sekitarnya.
Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kompol Sugihartono mengatakan, peristiwa itu terjadi karena mayoritas pengendara hendak berangkat bekerja menuju Jakarta dan sudah terlanjur memasuki area gerbang tol.
“Mulai sekitar jam 09.00 WIB sudah ramai. Ada sekitar 200 motor gelombang pertama, kemudian 50 motor, berikutnya sekitar 20 motor,” ujar Sugihartono saat dihubungi Kompas.com, Senin.
Baca juga: Rekayasa Operasi: KRL Bogor–Jakarta Kota Hanya Sampai Manggarai Sore Ini
Mengetahui kondisi tersebut, Satlantas Polres Metro Bekasi langsung berkoordinasi dengan Polisi Jalan Raya (PJR) serta Jasa Marga.
Ratusan pemotor tersebut kemudian ditampung sementara hingga jumlahnya cukup banyak untuk dikawal bersama.
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=tol tarumajaya, motor masuk tol tarumajaya&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8xMi8xODE1MjgyMS9yYXR1c2FuLW1vdG9yLW1hc3VrLXRvbC10YXJ1bWFqYXlhLXNhbWJpbC1kaWthd2FsLXBvbGlzaS1pbWJhcy1iYW5qaXI=&q=Ratusan Motor Masuk Tol Tarumajaya Sambil Dikawal Polisi Imbas Banjir§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `“Tidak mungkin berangkat satu-satu, jadi ditunggu dulu sampai banyak. Sekitar jam 11.00 WIB baru diberangkatkan,” kata Sugihartono.
Menurut Sugihartono, para pengendara akhirnya diizinkan melintas di ruas tol atas dasar kemanusiaan dan seizin Korlantas Polri.
“Enggak mungkin juga mereka mau kerja terus enggak boleh lewat. Tapi ini dengan seizin Korlantas dan difasilitasi dengan pengawalan depan dan belakang. Jalannya pun hanya dua-dua di bahu jalan demi keselamatan,” ujarnya.
Para pemotor tersebut diarahkan keluar melalui pintu tol Semper, Jakarta Utara. Selama berada di dalam tol, polisi memastikan pengawasan ketat dilakukan untuk mencegah kecelakaan.
“Mayoritas kan ingin buru-buru karena mau bekerja. Angin juga cukup kencang, jadi kalau tidak dikawal dan kecepatan tidak dibatasi justru bisa berisiko fatal. Alhamdulillah tidak ada kendala berarti,” katanya.
Baca juga: Luapan Kali Baru Sebabkan Banjir di Jalan Raya Bogor, Pompa Air Dikerahkan
Sugihartono memastikan, kondisi saat ini sudah kembali kondusif dan lalu lintas di Tol Tarumajaya telah dinormalkan. Ia menegaskan, peristiwa tersebut merupakan kejadian pertama di lokasi tersebut.
“Sekarang karena aktivitas masyarakat yang mau bekerja sudah tidak padat, lalu lintas dinormalkan kembali. Kendaraan roda dua tidak boleh melintas di jalan tol,” ujarnya.
Ia kembali menekankan bahwa sepeda motor pada prinsipnya dilarang melintas di jalan tol sesuai undang-undang. Namun, dalam kondisi darurat, kepolisian mengambil diskresi demi keselamatan dan kemanusiaan.
“Ini murni diskresi karena kondisi darurat. Sekarang sudah tidak boleh lagi melintas dan aturan kembali diberlakukan,” kata Sugihartono.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469639/original/036990200_1768141792-7e44e094-acba-4d3b-9e7a-07665540c14e.jpeg)

