Jakarta, tvOnenews.com - Nama Allano Lima kembali ramai dibicarakan setelah laga panas antara Persija Jakarta dan Persib Bandung. Bukan hanya karena hasil pertandingan, tetapi juga akibat perlakuan tak pantas yang diterimanya seusai laga.
Persija harus pulang dari Bandung dengan tangan kosong usai kekalahan tipis 0-1 dalam lanjutan Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (11/1/2026) itu berlangsung dalam atmosfer penuh tekanan dan emosi.
Allano tampil sejak menit awal dan menjadi salah satu pemain yang paling aktif di sisi sayap. Selama 90 menit, ia terlibat langsung dalam duel-duel keras yang menjadi ciri khas laga Derbi Indonesia.
Tingginya tensi pertandingan membuat beberapa gesekan tak terelakkan. Allano pun beberapa kali terlibat adu argumen dengan pemain Persib di atas lapangan.
Situasi memanas tersebut ternyata berlanjut hingga ke luar stadion. Setelah pertandingan usai, Allano justru mendapat serangan bernada rasial dari warganet.
Serangan itu muncul melalui kolom komentar akun Instagram pribadinya. Pemain berusia 30 tahun tersebut akhirnya membatasi kolom komentar untuk meredam gelombang ujaran kebencian.
"Saya bangga dengan diri saya apa adanya. Saya bangga dengan apa yang telah saya capai," ujar Allano dalam stories akun Instagramnya, @allanolima07, dikutip Senin (12/1/2026).
Unggahan itu menjadi respons awal Allano terhadap berbagai komentar yang menyerangnya. Ia ingin menegaskan bahwa dirinya tidak goyah oleh hinaan bernuansa rasial.
Sebagai pemain yang telah berkarier di Eropa, Allano dikenal memiliki mentalitas kuat. Ia memilih untuk tidak membiarkan isu di luar lapangan mengganggu fokusnya bersama Persija.
"Tindakan-tindakan rasis ini menunjukkan seberapa besar saya telah bertumbuh dari tempat asal saya, pohon yang berbuah adalah pohon yang paling banyak dilempari batu," imbuh Allano.
Bagi Allano, kritik dan serangan justru menjadi bukti bahwa dirinya berada di jalur yang benar.
Meski diterpa isu sensitif, Allano tetap menatap sisa kompetisi dengan penuh optimisme. Ia ingin memberikan kontribusi maksimal bagi Macan Kemayoran.
"Sekarang saatnya bekerja dan melanjutkan perjalanan kami; jalan yang harus ditempuh masih panjang. Kami akan terus melanjutkan perjuangan," jelasnya.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469657/original/068496700_1768147545-AP26011539438626.jpg)