Prabowo Targetkan Indonesia Tak Lagi Impor Energi dalam 5 hingga 7 Tahun Lagi

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia tidak lagi mengimpor bahan bakar energi dari luar negeri dalam beberapa tahun ke depan.

Prabowo menyampaikan ini saat meresmikan infrastruktur energi terintegrasi Pertamina RDMP di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026).

"Tidak perlu kita impor energi dari luar. Ini sasaran kita. Kita harapkan dalam 5 tahun kita bisa mencapai ini, tapi tidak ada masalah kalau tidak 5 tahun, tahun ke-6," kata Prabowo dilihat dari YouTube Sekretariat Presiden.

"Kalau tidak tahun ke-6, tahun ke-7. Yang penting kita harus menuju ke situ. Tapi siapa tahu dengan kerja keras kita bisa menghasilkan lebih cepat," sambungnya.

Baca juga: Prabowo Ingin Indonesia Tiru Jepang-Korea: Tidak Punya Sumber Daya, tapi Nasionalismenya Kuat

Menurutnya, Indonesia memiliki karunia luar biasa dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=Prabowo, sumber energi , energi terbarukan , mandiri energi, Prabowo resmikan RDMP Balikpapan, impor bahan bakar&post-url=aHR0cHM6Ly9uYXNpb25hbC5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8xMi8xOTQ3NDM3MS9wcmFib3dvLXRhcmdldGthbi1pbmRvbmVzaWEtdGFrLWxhZ2ktaW1wb3ItZW5lcmdpLWRhbGFtLTUtaGluZ2dhLTctdGFodW4=&q=Prabowo Targetkan Indonesia Tak Lagi Impor Energi dalam 5 hingga 7 Tahun Lagi§ion=Nasional' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

Prabowo melanjutkan, Indonesia punya sumber-sumber energi yang sangat besar di antaranya cadangan batubara di Tanah Air merupakan salah satu yang terbesar di dunia.

Selain itu, Indonesia juga punya kemampuan menghasilkan energi dari tanaman.

"Dari kelapa sawit kita bisa hasilkan solar, diesel, biodiesel. Dari batu bara kita bisa hasilkan gas, kita juga bisa hasilkan bensin, kita bisa hasilkan produk-produk energi lainnya. Kita bisa produksi DME yang merupakan bisa menggantikan impor elpiji kita dari luar," imbuh Prabowo.

Tak hanya itu, Prabowo mengatakan, Indonesia memiliki geotermal terbesar di dunia serta energi dari air.

Hanya saja, ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Baca juga: Prabowo: Di TNI, Komandan Maling Dijuluki Kapal Keruk Seumur Hidup oleh Anak Buah

"Kita juga punya geotermal terbesar di dunia yang belum kita manfaatkan secara maksimal. Juga kemampuan kita di energi dari air," ucapnya.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Ia berpandangan, jika potensi tenaga surya di Indonesia dikembangkan, tentunya Indonesia dapat menghasilkan energi sendiri.

"Dan juga Saudara-saudara, ke depan kita juga akan mengembangkan tenaga surya dengan panel-panel, kita akan elektrifikasi sehingga kita sungguh-sungguh dapat menghasilkan energi kita sendiri," ujar dia.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mentan Amran Cs Patok Stok Beras Pemerintah Ditumpuk Sampai 4 Juta Ton
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Merasa Sering Lapar di Cuaca Dingin? Ternyata Ini Alasannya
• 1 jam lalubeautynesia.id
thumb
Saran Ekonom Agar Defisit APBN 2026 Tak Melebar: Kuncinya di Ekonomi
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Apa Bedanya Kacamata Padel dengan Kacamata Olahraga Biasa? Simak Keunggulannya
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Persiraja Tekuk Persikad 1-0, Naik ke Peringkat Empat Klasemen Pegadaian Championship
• 21 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.