Sebanyak 16 Pesawat Dialihkan dari Bandara Soetta Imbas Cuaca Buruk

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Perubahan pelayanan navigasi penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta ini khususnya terjadi pada periode pukul 05.00 - 10.00 WIB, ketika hujan deras.

Sebanyak 16 Pesawat Dialihkan dari Bandara Soetta Imbas Cuaca Buruk (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Hujan deras yang mengguyur kawasan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang Banten menyebabkan 16 pesawat dialihkan ke bandara alternatif.

“Langkah ini adalah bagian dari layanan navigasi yang harus kami lakukan, mengacu pada kondisi cuaca buruk yang berisiko terhadap keselamatan penerbangan. Semua dilakukan berdasarkan aturan dan ketentuan, serta dengan satu alasan, yaitu untuk keselamatan,” kata EVP of Corporate Secretary AirNav Indonesia Hermana Soegijantoro dalam keterangannya, Senin (12/1/2026).

Baca Juga:
Prabowo Targetkan Bebas Kemiskinan Ekstrem di 2029

Dia merincikan, perubahan pelayanan navigasi penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta ini khususnya terjadi pada periode pukul 05.00 - 10.00 WIB, ketika hujan deras mengguyur wilayah bandara dan sekitarnya. 

Situasi tersebut menyebabkan peningkatan pergerakan pesawat yang melakukan pembatalan pendaratan (go-around) dan pengalihan pendaratan ke bandara alternatif (divert).

Baca Juga:
Bahlil Akan Dorong SPBU Swasta Beli BBM Melalui Pertamina

“Pada periode tersebut, jarak pandang (visibility) di semua landasan pacu yang ada di Soekarno-Hatta, tercatat berada di bawah 1.000 meter, yang merupakan batas minimum prosedur pendaratan bagi pesawat,” ujar dia.

Baca Juga:
Kadin Sebut Pasar Modal Indonesia dalam Tren Positif

“Kalau dipaksakan untuk terus mendarat, itu sangat membahayakan. Karena itu, kondisi ini mengakibatkan terjadinya penumpukan lalu lintas kedatangan (arrival traffic) di wilayah udara Jakarta,” tutur dia.

Pada durasi tersebut, Hermana mengungkap jumlah pesawat yang berada dalam antrean holding setidaknya mencapai 15 pesawat. Selain itu, tercatat sebanyak 16 pesawat diarahkan untuk melakukan divert ke bandara alternatif. 

Baca Juga:
Bahlil Targetkan Stop Impor Solar Mulai Semester II-2026

"Tujuan divert antara lain ke Palembang sebanyak dua pesawat, kemudian Semarang sebanyak tiga pesawat, Halim Perdanakusuma tiga pesawat, Tanjung Pandan satu pesawat, Pangkalpinang satu pesawat, Solo dua pesawat, Yogyakarta International Airport (YIA) empat pesawat, dan Jambi satu pesawat," kata Hermana.

Untuk diketahui, prosedur go-around, holding, maupun divert merupakan bagian dari prosedur keselamatan penerbangan yang baku dan diterapkan apabila kondisi cuaca atau faktor operasional tidak memenuhi standar keselamatan. Kendati demikian, keputusan akhir tetap menjadi kewenangan pilot. 

Seluruh prosedur tersebut sejalan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, serta regulasi Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), termasuk Annex 2, Annex 6, dan CASR yang berlaku di Indonesia. Aturan tersebut menegaskan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama dan Pilot in Command memiliki kewenangan mengambil keputusan demi keselamatan penerbangan.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hujan Deras Guyur Jakarta, Banjir Rendam Jalan Arteri Jakarta Hingga Tol Podomoro dan Sunter Macet!
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Meski Tantangan Berat Seusai Lulus, ”Fresh Graduate” Tetap Punya Peluang Kerja 
• 15 jam lalukompas.id
thumb
Banjir dan Longsor di Kudus, 14 Ribu Warga Terdampak
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Pemprov Banten Mulai Bangun Sekolah Rakyat di Pandeglang
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Presiden Prabowo resmikan 166 Sekolah Rakyat di Indonesia
• 1 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.