11 Bahaya Sering Menghirup Debu

mediaindonesia.com
11 jam lalu
Cover Berita

MENGHIRUP debu adalah proses masuknya partikel-partikel kecil dari udara, seperti tanah halus, serbuk, asap, atau kotoran mikroskopis ke dalam saluran pernapasan melalui hidung atau mulut saat bernapas.

Debu dapat mengandung zat berbahaya, seperti bakteri, virus, tungau, serbuk sari, jamur, hingga partikel kimia. Jika sering terhirup, terutama dalam jangka panjang, debu dapat mengiritasi saluran pernapasan, memicu alergi, memperburuk asma, dan meningkatkan risiko gangguan paru-paru.

Berikut 11 Bahaya Sering Menghirup Debu 1. Iritasi Saluran Pernapasan

Debu dapat mengiritasi hidung, tenggorokan, dan paru-paru sehingga menimbulkan batuk dan rasa tidak nyaman.

Baca juga : 8 Bahaya Sering Menghirup Debu, Hati-hati Terkena Penyakit ini

2. Memicu Alergi

Debu sering mengandung tungau, serbuk sari, dan partikel alergen yang bisa menyebabkan bersin, hidung gatal, dan mata berair.

3. Asma Kambuh

Pada penderita asma, debu dapat memicu sesak napas dan serangan asma.

4. Infeksi Saluran Pernapasan

Debu membawa bakteri dan virus yang meningkatkan risiko infeksi pernapasan.

5. Penyakit Paru-Paru

Paparan debu jangka panjang dapat menyebabkan penyakit paru seperti bronkitis kronis atau pneumokoniosis.

6. Penurunan Fungsi Paru-Paru

Partikel debu halus dapat masuk jauh ke paru-paru dan menurunkan kapasitas pernapasan.

7. Gangguan Pernapasan Kronis

Sering menghirup debu bisa menyebabkan napas pendek dan gangguan pernapasan berkepanjangan.

8. Iritasi Mata

Debu dapat menyebabkan mata merah, perih, dan berair.

9. Iritasi Kulit

Kontak debu dengan kulit dapat menimbulkan gatal, ruam, atau eksim pada sebagian orang.

10. Memperburuk Penyakit Jantung

Partikel debu halus dapat masuk ke aliran darah dan meningkatkan risiko gangguan jantung.

11. Risiko Kanker Paru

Paparan debu tertentu secara terus-menerus, terutama debu industri, dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru.

Gunakan masker, jaga kebersihan lingkungan, rutin membersihkan rumah, dan hindari paparan debu berlebihan. (Z-4)

Sumber: hellosehat, alodokter

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menanti Reforma Agraria Berbasis Ekomarhaenisme di Indonesia
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Donald Trump Klaim Jadi Presiden Sementara Venezuela
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Prabowo: Sekolah Rakyat Adalah Keberanian Negara Ubah Nasib Anak Bangsa
• 5 jam laluokezone.com
thumb
Disiplin Taktikal, Kunci Lini Pertahanan Bali United Tak Bisa Ditembus Dalam 6 Laga
• 54 menit lalugenpi.co
thumb
Pegadaian Championship: PSS Masih Wait and See soal Tambahan Pemain Baru di Jendela Transfer Paruh Musim
• 1 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.