SBY: Banyak Negara-Bangsa Gagal, Pemimpin Harus Rukun dan Bersatu

kumparan.com
11 jam lalu
Cover Berita

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, saat ini banyak negara yang tidak memiliki masa depan.

Hal itu disampaikan SBY saat dirinya berpidato di acara Puncak Perayaan Natal Nasional 2025 Partai Demokrat di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (12/1) malam.

"Bapak, Ibu, dan hadirin yang saya muliakan. Dunia banyak memberikan pelajaran. Banyak negara, banyak bangsa yang hidup dalam kegelapan dan tidak memiliki harapan atas masa depannya," kata SBY.

Menurut SBY, hal tersebut terjadi karena negara gagal menjaga kerukunan bangsa. Jangan sampai, Indonesia menjadi negara gagal.

"Mengapa itu terjadi? Karena bangsa itu gagal untuk merajut persaudaraan, kebersamaan dan kerukunan. Bangsa itu terpecah dan terbelah, dan terus dalam suasana pertikaian dan permusuhan. Tentu bukan contoh seperti itu yang ingin kita bangun dan tuju di negeri ini. Bukan itu pilihan yang mesti dipilih oleh bangsa kita," ucap dia.

Presiden ke-6 Republik Indonesia itu menekankan agar pemerintah dan pemimpin menjaga kerukunan dan keharmonisan bangsa dan negara.

"Oleh karena itu negara, pemerintah, para pemimpin bertanggung jawab secara moral untuk memastikan bangsa kita ini sampai kapan pun akan tetap rukun, bersatu dengan persaudaraan yang tinggi," tandas dia.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Banjir Rendam Sejumlah Wilayah Jakarta hingga Sebabkan Macet, Pemprov Siagakan 1.200 Pompa Air
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
63 RT di Jakarta Masih Banjir, Kampung Melayu-Pejaten Timur Capai 100 Cm
• 11 jam laludetik.com
thumb
Banjir Susulan Terjang Aceh Timur, 69 Rumah Dilaporkan Rusak
• 1 jam lalugenpi.co
thumb
Dukung Pembangunan Pertanian, Unand Siap Kembangkan Konsep Food Estate di Kepulauan Mentawai Sumbar
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Wall Street Dibuka Melemah, Pasar Khawatir dengan Independensi The Fed
• 11 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.