BRI Terbitkan Surat Berharga Komersial (SBK) Rp500 Miliar

bisnis.com
12 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menerbitkan Surat Berharga Komersial (SBK) senilai Rp 500 miliar. Instrumen ini menjadi bagian dari strategi perseroan dalam memperkuat pengelolaan likuiditas jangka pendek serta mendukung pendalaman pasar keuangan nasional.

SBK BRI memperoleh peringkat IdA+ untuk surat berharga jangka pendek dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Dalam penerbitan ini, BRI bertindak sebagai penerbit dan bekerja sama dengan BRI Danareksa Sekuritas sebagai penata laksana (arranger). Penerbitan SBK ini sekaligus menjadikan BRI menjadi bank pertama di Indonesia sesuai Peraturan Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia Nomor 13 Tahun 2024 tentang Transaksi Pasar Uang.

SBK BRI ditawarkan dalam empat tenor. Tenor satu bulan memiliki tingkat diskonto 4,5%, tenor tiga bulan 4,60%, tenor enam bulan 4,85%, dan tenor 12 bulan 4,95%. 

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan penerbitan SBK menjadi solusi pendanaan jangka pendek yang cepat dan efisien bagi perseroan. Di sisi lain, instrumen ini memberikan alternatif investasi dengan imbal hasil kompetitif bagi investor.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-parallax"); });

“Kami meyakini keberhasilan penerbitan SBK BRI ini menjadi langkah awal dalam memperkuat peran BRI pada pengembangan instrumen pasar uang nasional. Ke depan, BRI akan terus mendorong inovasi produk, memperluas basis investor, serta memastikan seluruh inisiatif pembiayaan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan tata kelola yang baik,” ujar Hery dalam keterangan tertulis Senin (12/1/2026). 

Ia menambahkan, BRI akan terus mendorong inovasi produk serta memperluas basis investor dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik.

Baca Juga

  • Kurs Rupiah Turun 7 Hari Beruntun Saat APBN 2026 Diperkirakan Bakal Minus di Atas 3%
  • Klaim Purbaya Ekonomi Berbalik Arah dan Realitas Data Terbaru
  • Manajer Investasi Reksa Dana Xdana Syariah Pilih Tutup Bisnis
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. - TradingView
{ "width": "100%", "height": 460, "symbol": "IDX:BBRI", "interval": "D", "timezone": "Asia/Jakarta", "theme": "light", "style": "1", "locale": "id", "withdateranges": true, "allow_symbol_change": false, "hotlist": true, "calendar": false, "support_host": "https://www.tradingview.com", "container_id": "tradingview_1768231682207" }

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengapresiasi penerbitan SBK BRI. Menurut dia, langkah ini memperkaya instrumen pasar uang nasional dan meningkatkan fleksibilitas pengelolaan likuiditas di sektor perbankan.

Sementara itu, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menilai pendalaman pasar uang semakin penting di tengah ketidakpastian global. Kehadiran instrumen jangka pendek seperti SBK BRI dinilai dapat memperkuat struktur pendanaan perbankan dan memperluas pilihan investasi.

Sebagai catatan, sepanjang 2016–2025 BRI secara rutin menerbitkan surat utang rupiah dengan peringkat tertinggi dari Pefindo. Rekam jejak tersebut mencerminkan permodalan yang kuat, kualitas aset yang terjaga, serta kemampuan BRI dalam memenuhi komitmen keuangan. 

--

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pegadaian Championship: PSS Masih Wait and See soal Tambahan Pemain Baru di Jendela Transfer Paruh Musim
• 2 jam lalubola.com
thumb
Persija Berdiri Bersama Allano Lima Lawan Aksi Rasial
• 12 jam lalumedcom.id
thumb
EasyTax Kenalkan Layanan Pajak Terintegrasi untuk UMKM dengan Biaya Terjangkau
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kriminal kemarin, penipuan kripto hingga 12 saksi kasus DJ Donny
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
BNI Perkuat Dukungan Program Sekolah Rakyat, Dorong Pemerataan Pendidikan
• 13 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.