Super Flu di Bandung Picu Kekhawatiran, Menkes Imbau Warga Tetap Tenang

disway.id
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Temuan kasus kematian pasien yang terpapar Super Flu di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mendadak jadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

Namun, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta publik untuk tetap tenang dan tidak terseret dalam arus kepanikan atau paranoid seperti masa awal pandemi COVID-19.

BACA JUGA:Ratusan Kader Umat Islam Desak Komdigi Take Down 'Mens Rea' Pandji yang Tayang di Netflix

BACA JUGA:Kelakar Beckham Usai Bawa Persib Menang atas Persija: Mereka Terpancing Ketengilan Saya

Menurut Menkes, meski nama "Super Flu" terdengar mengancam, secara medis virus ini bukanlah entitas baru yang muncul secara tiba-tiba. Virus yang diidentifikasi sebagai varian H3N2 ini diklaim sudah beredar selama bertahun-tahun di lingkungan manusia.

Bukan Ancaman Baru Setingkat Pandemi

Dalam penjelasannya kepada media, Budi Gunadi menekankan perbedaan mendasar antara virus penyebab COVID-19 dengan H3N2.

Ia menyebut sistem imun manusia sudah jauh lebih siap menghadapi flu jenis ini karena sudah lama beredar (endemis).

BACA JUGA:AHM Dukung Pemulihan Bencana Sumatera, Ada Layanan Service Motor Gratis Hingga Sarana Air Bersih

BACA JUGA:Rayakan 5 Abad Jakarta, Real Madrid Vs Barcelona Legends Siap Getarkan GBK!

"Ini flu lama, bukan baru. Beda dengan COVID yang dulu virusnya benar-benar baru sehingga imun sistem kita tidak siap dan risiko meninggalnya besar," ujar Menkes saat konferensi pers via Zoom, Senin 12 Januari 2026.

Ia menegaskan bahwa bagi individu dengan kondisi tubuh yang sehat, sistem imun alami manusia sebenarnya mampu mengatasi serangan virus ini tanpa bantuan medis yang luar biasa.

"Jadi teman-teman tidak usah terlalu khawatir seperti saat COVID dulu," tambahnya.

Logika "Inang" dan Mutasi Virus

Mengenai laporan adanya pasien meninggal di Bandung, Menkes memberikan pembelaan bahwa faktor penyebab utamanya bukan murni karena virus flu tersebut. Ia menyebut pasien yang bersangkutan memiliki komorbid atau penyakit penyerta yang berat.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pelibatan TNI Atasi Terorisme Perlu Dikaji Secara Serius
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
KPK Sebut Yaqut Jadi Tersangka karena Membagi Kuota Haji Tak Sesuai Ketentuan
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
KPK Periksa Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Usut Aliran Dana Dalam Kasus Suap Proyek yang Seret Bupati Ade Kuswara Kunang
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
TNI AL Sigap Bantu Pengendara Terjebak Banjir di Jakarta Utara
• 10 jam lalutvrinews.com
thumb
PSSI Buka Suara soal Penunjukan John Herdman: Pengalaman di Timnas
• 17 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.