Nasib Karyawan Toko Elektronik Rawa Buaya di Kawasan Langganan Banjir

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir yang melanda kawasan Jalan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Senin (12/1/2026), turut merendam sebuah toko elektronik besar di area yang dikenal rawan banjir tersebut.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, genangan air berwarna coklat keruh masih menggenangi area dalam toko hingga Senin malam.

Iman (40), seorang pekerja, tampak berdiri di tengah genangan sambil memegang alat pendorong air.

Ia berupaya menghalau sisa-sisa air dan lumpur agar tidak mengendap saat air surut.

Puluhan unit kulkas, mesin cuci, dan barang elektronik besar lainnya masih aman karena ditempatkan di rak besi tinggi.

Baca juga: Terjebak Macet akibat Banjir, Sopir Es Batu Dipotong Gaji karena Muatan Mencair

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=Jakarta, banjir Jakarta, banjir, banjir jakarta hari ini&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8xMi8yMzI5MDMwMS9uYXNpYi1rYXJ5YXdhbi10b2tvLWVsZWt0cm9uaWstcmF3YS1idWF5YS1kaS1rYXdhc2FuLWxhbmdnYW5hbi1iYW5qaXI=&q=Nasib Karyawan Toko Elektronik Rawa Buaya di Kawasan Langganan Banjir§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

Rak-rak tersebut sengaja dibuat tinggi untuk menghindari kerusakan akibat banjir yang rutin terjadi.

“Dari subuh, sekitar jam 04.00 WIB, itu udah naik. Posisi enggak ada orang di toko, masih di rumah semua,” kata Iman saat ditemui Kompas.com.

Ia menambahkan, ketinggian air di toko sempat mencapai 40 cm pada pagi hari.

Meskipun ketinggian air saat ini tersisa sekitar 15 cm, aktivitas jual beli di toko belum bisa berjalan normal.

Iman mengatakan seluruh barang display tidak pernah diletakkan langsung di lantai.

“Udah paham kita mah, di sini kan emang langganan. Bisa dua tiga kali setahun. Jadi dari awal emang semua barang enggak ada yang di bawah, di atas semua,” ujar dia.

Baca juga: BPBD DKI Peringatkan Cuaca Ekstrem di Jakarta hingga 13 Januari 2026

Kulkas dan mesin cuci diletakkan di atas rak besi setinggi 60–80 cm, sementara barang lebih kecil seperti kipas angin dan rice cooker disusun di rak dinding bagian atas, jauh dari jangkauan air.

Meski sudah sering menghadapi banjir, Iman mengaku kelelahan karena harus lembur berjaga dan membersihkan lumpur setiap kali banjir datang.

“Semuanya tau lah, namanya juga rawa kan, Rawa Buaya, paling rawan banjir di sini. Pengennya biar enak enggak ada banjir lagi. Tenang gitu kita, enggak capek tiap tahun begini terus,” tutur Iman.

Sementara itu, permukiman di Jalan Rawa Buaya masih terendam hingga Senin malam.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Baca juga: BMKG Prediksi Hujan Lebat Masih Guyur Jabodetabek hingga 18 Januari 2026


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Banjir di Kudus dan Pati Rendam Puluhan Desa, Jalur Pantura Tersendat
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
MADAS Klaim Kantor yang Bakal Disegel PN Surabaya Bukan Aset Pailit
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kanada Lanjutkan Program Berani II Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak di Lombok Timur
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Jadwal Salat Bandung 13 Januari 2026
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Toko-Toko di Iran Tetap Buka Tapi Terpaksa Tutup Sebelum Malam Hari
• 22 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.