Solo (ANTARA) - Atlet para angkat berat Indonesia, Hilman, yakin merebut medali emas, meski menjadi debutan dalam ASEAN Para Games (APG) Thailand pada 20-26 Januari 2026.
Dia menyatakan, walau baru pertama kali tampil, tekadnya sangat tinggi dalam berprestasio maksimal dan mengharumkan Indonesia di kancah internasional.
"Untuk persiapannya paling latihan, rutinitasnya ya disiplin latihan saja," kata Hilman dengan raut wajah optimistis, di sela berlatih di Solo, Jawa Tengah, pada Senin.
Persiapan menuju APG Thailand 2025 dijalani dia dengan fokus penuh dalam setiap program latihan.
Atlet yang akan turun dalam kelas 54 kg itu mengandalkan konsistensi latihan sebagai modal utama menghadapi persaingan yang ketat.
Hilman menekuni para angkat berat sejak 2021. Dalam kurun waktu 5 tahun, dia terus menunjukkan perkembangan hingga dipercaya mewakili Indonesia dalam APG Thailand 2025.
Baca juga: Angkat berat jadikan APG 2025 sasaran antara untuk Asian Para Games
Keikutsertaannya dalam ajang ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier angkat beratnya.
Hilman tidak ingin sekadar menambah pengalaman dan malah mematok target medali emas.
Menurut dia, potensi lawan terberatnya adalah Vietnam, yang dikenal sebagai salah satu kekuatan utama para angkat berat di Asia Tenggara.
Dia berharap tampil dalam performa terbaik dan membuka peluang tampil di ajang internasional yang lebih bergengsi, seperti Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.
Melalui tekad kuat dan persiapan matang, dia berharap debut bukan halangan untuk berprestasi tinggi selama APG 2025.
Baca juga: Tertua di tim, Tatok ingin terus berprestasi untuk Indonesia di APG
Dia menyatakan, walau baru pertama kali tampil, tekadnya sangat tinggi dalam berprestasio maksimal dan mengharumkan Indonesia di kancah internasional.
"Untuk persiapannya paling latihan, rutinitasnya ya disiplin latihan saja," kata Hilman dengan raut wajah optimistis, di sela berlatih di Solo, Jawa Tengah, pada Senin.
Persiapan menuju APG Thailand 2025 dijalani dia dengan fokus penuh dalam setiap program latihan.
Atlet yang akan turun dalam kelas 54 kg itu mengandalkan konsistensi latihan sebagai modal utama menghadapi persaingan yang ketat.
Hilman menekuni para angkat berat sejak 2021. Dalam kurun waktu 5 tahun, dia terus menunjukkan perkembangan hingga dipercaya mewakili Indonesia dalam APG Thailand 2025.
Baca juga: Angkat berat jadikan APG 2025 sasaran antara untuk Asian Para Games
Keikutsertaannya dalam ajang ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier angkat beratnya.
Hilman tidak ingin sekadar menambah pengalaman dan malah mematok target medali emas.
Menurut dia, potensi lawan terberatnya adalah Vietnam, yang dikenal sebagai salah satu kekuatan utama para angkat berat di Asia Tenggara.
Dia berharap tampil dalam performa terbaik dan membuka peluang tampil di ajang internasional yang lebih bergengsi, seperti Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.
Melalui tekad kuat dan persiapan matang, dia berharap debut bukan halangan untuk berprestasi tinggi selama APG 2025.
Baca juga: Tertua di tim, Tatok ingin terus berprestasi untuk Indonesia di APG





