Prabowo: Praktik Mark Up Bagaikan Mencuri di Siang Bolong, Malu!

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Balikpapan, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto menyebut praktik "mark up" seperti bentuk pencurian di siang bolong yang merugikan negara dan rakyat.

"Malu Kita dengan bangsa lain, dan malu terutama dengan rakyat kita. Praktik-praktik mark up, penipuan. Mark up itu adalah penipuan dan pencurian, mencuri di siang bolong," ujar Prabowo dalam peresmian Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin.

Baca Juga :
Sekolah Rakyat Dinilai PSI Jadi "Tangga" Anak Tidak Punya Lepas dari Jerat Kemiskinan
Prabowo Pastikan 6 Proyek Hilirisasi Senilai USD6 Miliar Bakal Dimulai

Presiden Prabowo Subianto Resmikan 166 Sekolah Rakyat Serentak
Photo :
  • Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden menyampaikan keprihatinan terhadap praktik "mark up" dan penipuan yang masih terjadi.

Menurutnya, perkembangan teknologi membuat praktik tersebut semakin mudah terungkap, sehingga upaya mempertahankan pola-pola lama dinilai keliru dan memprihatinkan.

"Kalau ada pejabat yang ingin melaksanakan praktik-praktik lama, saya kira sangat keliru, Kita prihatin. Saya tidak tahu berapa direksi Pertamina yang sudah masuk penjara, saya tidak tahu," kata Presiden.

Prabowo menegaskan negara membutuhkan manajemen terbaik yang mampu mengelola perusahaan secara profesional dan bertanggung jawab.

"Karena Negara dan bangsa Membutuhkan dan menuntut Manajemen yang terbaik, Kelola dengan baik," kata Kepala Negara. ..

Diketahui, Presiden Prabowo meresmikan Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) di Refinery Unit (RU) V Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin, yang merupakan kilang minyak terbesar di Indonesia.

"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim pada hari ini Senin, 12 Januari 2026. Saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan," ujar Prabowo saat meresmikan RDMP Balikpapan dipantau secara daring melalui YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta, Senin.

Prabowo mengatakan peresmian RDMP terakhir dilakukan pada 1994 atau 32 tahun yang lalu. Ia menyambut dengan bahagia kegiatan peresmian itu, karena diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor bahan bakar minyak (BBM).

Presiden menyebut Indonesia dikaruniai dengan kekayaan alam yang melimpah, termasuk sumber energi seperti kelapa sawit untuk biodiesel, geotermal, tenaga surya hingga tenaga air.

Presiden RI Prabowo Subianto
Photo :
  • vstory

Oleh karena itu, sumber-sumber tersebut harus dikelola dengan maksimal agar tidak lagi bergantung dari negara lain.

"Kita tidak boleh tergantung energi kita dari luar. Kita ingin merdeka dan kita mampu. Kita miliki semua, diberi karunia oleh Yang Maha Kuasa," kata Prabowo. (ant)

Baca Juga :
Mitigasi Bencana, Prabowo Bakal Kebut 34 Proyek Sampah jadi Listrik
Momen Prabowo Kunjungi IKN Perdana Sebagai Presiden
Hanya 2 Presiden RI Resmikan Megaproyek RDMP, Bahlil: Soeharto dan Prabowo

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
El Clasico Berujung Petaka, Xabi Alonso Dipecat Real Madrid
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Prabowo: 6-11 Proyek Hilirisasi Segera Dimulai, Investasi Rp 101 Triliun
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Jatah Gas Melon LPG Subsidi 3 Kg di Sumsel Dipangkas, Musi Rawas Utara Terima Jatah Paling Mini
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Rakernas I PDIP Hasilkan 21 Sikap Politik, Mohon Disimak Pelan-Pelan
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
Pemulihan Air Bersih dan Pembangunan Sumur Bor Pasca Bencana Aceh
• 16 jam laluidntimes.com
Berhasil disimpan.