Sejumlah warga melihat dari jauh fenomena sinkhole yang terjadi di Nagari Situjua Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Selasa (6/1/2026). (Sumber: Antara/Fandi Yogari)
KOMPAS.TV – Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy menyampaikan imbauan ke masyarakat terkait air di tanah berlubang atau sinkhole di Kabupaten Limapuluh Kota.
Di hadapan warga yang menyaksikan langsung sinkhole tersebut pada Minggu (11/1/2026), Vasko Ruseimy mengimbau agar mereka tidak mengonsumsi langsung air tersebut.
“Dari sisi pH-nya, air ini berada di bawah 6,5. Jadi kalau bisa tolong jangan diminum. Ibaratnya seperti air di sungai pada umumnya,” kata Vasko di hadapan masyarakat.
Baca Juga: [FULL] BPBD Lima Puluh Kota Sumbar soal Hasil Investigasi Penyebab Munculnya Sinkhole | SAPA PAGI
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Limapuluh Kota, dan instansi terkait telah memantau dan melakukan kajian lanjutan guna memastikan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi.
Berdasarkan hasil kajian cepat, kata Vasko, secara kimia, kandungan total zat terlarut (TDS) dan besi (Fe) masih tergolong aman.
Namun, tingginya kandungan bakteri e-Coli menjadi faktor utama yang membuat air tersebut tidak layak dikonsumsi tanpa proses pengolahan terlebih dahulu.
Mengutip keterangan tertulis Pemprov Sumbar, Senin (12/1/2026), hasil kajian awal Badan Geologi dan pemeriksaan Dinas Kesehatan (Dinkes), kualitas air menunjukkan kandungan bakteri yang cukup tinggi.
Vasko juga menekankan fenomena sinkhole tersebut murni proses alam dan tidak berkaitan dengan hal-hal mistis.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- sinkhole
- tanah berlubang
- kabupaten limapuluh kota
- wakil gubernur sumatera barat
- wagub sumbar



