Madrid, VIVA – Real Madrid resmi memecat Xabi Alonso dari jabatan pelatih tim utama setelah kekalahan dari Barcelona pada final Piala Super Spanyol yang digelar di Arab Saudi, Senin (12/1). Keputusan tersebut diumumkan klub sehari berselang melalui laman resmi mereka.
“Real Madrid mengumumkan bahwa Xabi Alonso tidak lagi menjadi pelatih tim utama. Keputusan ini diambil berdasarkan kesepakatan bersama antara pihak klub dan sang pelatih,” tulis pernyataan resmi Madrid, Selasa.
Meski berpisah, manajemen Los Blancos menyampaikan apresiasi tinggi kepada Alonso. Madrid menegaskan mantan gelandang legendaris itu akan selalu memiliki tempat istimewa di hati para Madridista.
“Xabi Alonso akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar Real Madrid. Statusnya sebagai legenda klub membuat Real Madrid akan selalu menjadi rumah baginya,” lanjut pernyataan tersebut.
Pemecatan Alonso tak lepas dari performa tim yang dinilai tidak konsisten. Selain kalah 2-3 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol, Madrid juga tertinggal empat poin dari rival abadinya itu di klasemen sementara LaLiga.
Xabi Alonso mulai menangani Real Madrid sejak 1 Juni 2025, datang dengan reputasi tinggi usai mencatatkan prestasi bersejarah bersama Bayer Leverkusen. Ia membawa klub Jerman tersebut meraih gelar ganda domestik Bundesliga dan DFB-Pokal musim 2023/2024, serta melaju ke final Liga Europa.
Bersama Madrid, Alonso sempat menunjukkan awal yang menjanjikan. Setelah membawa Los Blancos ke semifinal Piala Dunia Antarklub 2025, ia mencatatkan 13 kemenangan dari 14 pertandingan awal bersama tim utama. Satu-satunya noda di periode tersebut adalah kekalahan telak 2-5 dari Atletico Madrid pada September 2025.
Namun, kekalahan 0-1 dari Liverpool pada 4 November menjadi awal periode sulit. Madrid hanya meraih dua kemenangan dari delapan laga berikutnya. Meski sempat bangkit dengan lima kemenangan beruntun, manajemen menilai performa tersebut belum cukup untuk mempertahankan Alonso.
Tekanan terhadap Alonso juga datang dari ruang ganti. Ia disebut mengalami konflik dengan sejumlah pemain, termasuk Vinicius Junior, serta mulai kehilangan dukungan internal di dalam tim.
Sebagai pengganti, Real Madrid menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih tim utama. Promosi Arbeloa diumumkan pada hari yang sama dengan pemecatan Alonso. Sebelumnya, Arbeloa menjabat pelatih Real Madrid Castilla sejak Juni 2025 dan menghabiskan seluruh karier kepelatihannya di lingkungan akademi Madrid sejak 2020.




