IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji area 9.032 hingga 9.100 pada Selasa (13/1/2026).
IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang menguat untuk menguji area 9.032 hingga 9.100 pada perdagangan Selasa (13/1/2026).
Meski IHSG kemarin ditutup melemah 0,58 persen ke level 8.884, koreksi tersebut masih relatif terbatas seiring tekanan jual yang masih mendominasi pergerakan pasar.
Dalam riset MNCS Daily Scope, MNC Sekuritas menyebutkan, pelemahan IHSG tertahan di area moving average 20 hari (MA20) dan telah mencapai area koreksi yang sebelumnya diproyeksikan.
Secara teknikal, posisi IHSG saat ini diperkirakan berada di awal wave iii dari wave (v) pada struktur wave [iii]. Dengan konfigurasi tersebut, IHSG masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan dalam jangka pendek.
“Meskipun sempat terkoreksi, IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji area 9.032 hingga 9.100,” tulis MNC Sekuritas dalam risetnya, Senin (12/1/2025)
Adapun level support IHSG berada di kisaran 8.839 dan 8.764. Sementara itu, level resistance terdekat berada di area 8.908 dan 8.996. Pergerakan IHSG diperkirakan akan tetap dipengaruhi oleh dinamika sentimen pasar serta respons investor terhadap level-level teknikal tersebut.
Berikut rekomendasi saham MNC Sekuritas hari ini:
1. ASII-Buy on Weakness
ASII menguat 1,82 persen ke 7.000 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Kami memperkirakan, posisi ASII saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5.
Buy on Weakness: 6.725-6.900
Target Price: 7.100, 7.225
Stoploss: below 6.600
2. HRUM-Buy on Weakness
HRUM terkoreksi 0,86 persen ke 1.155 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Kami memperkirakan, posisi HRUM sedang berada di bagian dari wave (iv) dari wave [c] dari wave B.
Buy on Weakness: 1.090-1.155
Target Price: 1.215, 1.285
Stoploss: below 1.050
3. INKP-Buy on Weakness
INKP menguat 2,33 persen ke 9.900 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Kami memperkirakan, posisi INKP saat ini sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [i].
Buy on Weakness: 9.625-9.825
Target Price: 10.225, 10.525
Stoploss: below 9.300
3. UNVR-Buy on Weakness
UNVR terkoreksi 0,76 persen ke 2.600 dan didominasi oleh tekanan jual. Kami memperkirakan, posisi UNVR sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [iv].
Buy on Weakness: 2.400-2.560
Target Price: 2.700, 2.890
Stoploss: below 2.350
(DESI ANGRIANI)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5143694/original/079839900_1740549746-WAWANCARA_PRESIDEN_KE-6_SBY_ANG__15_.jpg)

