Dompet Dhuafa renovasi sejumlah sekolah di Aceh pada masa pemulihan

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Dompet Dhuafa merenovasi sejumlah sekolah terdampak banjir dan menghadirkan puluhan sekolah darurat di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada masa pemulihan pasca-bencana banjir dan longsor.

“Senang melihat anak-anak kembali bersekolah setelah selesai perbaikan gedung sekolahnya. Semoga ini dapat menjadi penjaga asa bagi pendidikan anak-anak di sini,” ujar Wakil Ketua Pengurus Dompet Dhuafa Herdiansah dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan Dompet Dhuafa merenovasi SD Negeri 03 Meureudu, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4, Meurah Dua, Pidi Jaya, Aceh.

Pembersihan area sekolah dari lumpur sisa banjir, perbaikan sejumlah bagian yang rusak hingga pengecatan dinding sekolah telah dikerjakan oleh Dompet Dhuafa melalui DD Konstruksi.

Dia menjelaskan renovasi itu menjadi awalan mengingat masih banyak sekolah yang membutuhkan bantuan setelah dihantam banjir dan longsor.

“Insyaallah akan ada beberapa perbaikan sekolah di wilayah lain dan kami juga akan menghadirkan puluhan sekolah darurat di wilayah terdampak banjir di tiga provinsi di Sumatra ini,” katanya.

Baca juga: Dompet Dhuafa bangun 1.000 Rumtara untuk penyintas bencana Sumatera

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Abu Rokhmad mengapresiasi langkah-langkah Dompet Dhuafa dalam pemulihan di bidang pendidikan.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Dompet Dhuafa atas bantuan pembangunan sekolah darurat di MIN 1 Pidie Jaya. Bantuan ini sangat berarti dalam memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan pasca-bencana,” kata dia.

Ia berharap, dukungan serupa juga dapat menjangkau sekolah-sekolah lain yang terdampak dengan kerusakan berat serta membantu pemenuhan sarana pendidikan bagi para siswa.

Pada peresmian atas renovasi sekolah, Dompet Dhuafa juga membagikan paket school kit amanah dari para donatur, seperti peralatan tulis dan kebutuhan pendukung sekolah bagi anak-anak penyintas.

Berdasarkan data dari tim Respon Darurat Pendidikan (RDP) Dompet Dhuafa, lebih dari 2.300 siswa terdampak banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatra.

Sejak diterjunkan pada Desember 2025, Tim RDP Dompet Dhuafa melibatkan 234 relawan dan sudah mengintervensi 23 sekolah, membantu 209 guru, serta 2.341 siswa.

Berdasarkan data BNPB, Senin (12/1), di Provinsi Aceh terdapat kerusakan di fasilitas pendidikan 1.312 unit, di Sumatera Utara terdapat 1.217 fasilitas pendidikan mengalami kerusakan dan Sumatera Barat terdapat 659 fasilitas pendidikan yang rusak.

Selain fasilitas pendidikan, Dompet Dhuafa juga membangun rumah sementara bagi penyintas yang terdampak.



Baca juga: Dompet Dhuafa hadirkan sumur bor atasi krisis air bersih di Aceh

Baca juga: Dompet Dhuafa gelar servis motor gratis bagi warga Tapanuli Tengah


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
AKBP Arman Sahti Jadi Kapolres Karanganyar Gantikan AKBP Hadi Kristanto
• 11 jam laludetik.com
thumb
Kecelakaan Maut di Jalan Bojonegoro-Babat, Pemotor Tewas Ditabrak Minibus
• 19 jam lalurctiplus.com
thumb
Indonesia Kirim Atlet Tertua ke ASEAN Para Games
• 23 menit lalucelebesmedia.id
thumb
Ritual Kawalu, Kampung Badui Dalam Ditutup untuk Pengunjung Mulai 20 Januari
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Rodrigo Bentancur absen tiga bulan akibat cedera
• 9 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.