Jakarta (ANTARA) - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif melakukan penyegaran kepemimpinan guna meningkatkan kinerja birokrasi, mengupayakan birokrasi tetap adaptif, solid, dan selaras dengan arah pengembangan ekonomi kreatif nasional.
Pada acara pelantikan pejabat administratif dan pengawas di lingkungan Kementerian Ekonomi Kreatif di Jakarta, Senin (12/1), Sekretaris Kementerian Ekonomi Kreatif Dessy Ruhati menyampaikan bahwa rotasi pejabat bukan hanya perpindahan posisi, melainkan proses pembelajaran dan penyesuaian dalam menjaga keberlanjutan amanah.
"Pelantikan ini merupakan amanat besar dari negara, dari pimpinan, dan terutama dari masyarakat yang menaruh harapan pada kemajuan ekonomi kreatif Indonesia," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian pada Selasa.
"Ibarat sebuah mesin, ini adalah komponen penggeraknya. Jika seluruh komponen bekerja selaras, ekonomi kreatif akan melaju sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional. Jika satu melemah, laju kita pun akan tertahan," ia menambahkan.
Dia mengemukakan bahwa prinsip amanah yang bergilir diterapkan dalam upaya untuk membangun organisasi yang tangguh, profesional, dan siap menghadapi tantangan sektor ekonomi kreatif yang terus berkembang.
Pejabat Kementerian Ekonomi Kreatif yang dilantik pada Senin (12/1) antara lain Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan dan Protokol Biro Umum Indra Saputra Farhas, Kepala Sub-direktorat Hubungan Kelembagaan Dini Oktaviyanti, Kepala Sub-direktorat Manajemen Strategis Dwi Wahyuni, serta Kepala Bagian Umum, Sumber Daya Manusia, Hukum, dan Organisasi Sekretariat Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Soraya.
Selain itu, ada Kepala Sub-direktorat Pemasaran dan Komersialisasi Arsitektur dan Desain Trio Dewangga, Kepala Sub-direktorat Pemasaran dan Komersialisasi Kuliner Dessy Widowati, Kepala Sub-direktorat Pemasaran dan Komersialisasi Fesyen Lisa Riana Muallim, Kepala Subbagian Tata Usaha Inspektorat Fawzi Akbar Maklin, Kepala Subbagian Protokol Biro Umum Tiara Kusuma Dewi, dan Kepala Subbagian Tata Usaha Setmen/Setama Iqbal Febriana.
Para pejabat yang baru dilantik diminta segera memperkuat koordinasi lintas unit dan mempercepat implementasi program strategis guna mendorong peningkatan sektor ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan nasional.
Baca juga: Pemerintah siapkan sistem pendanaan film terintegrasi
Baca juga: Sektor ekonomi kreatif serap 27,4 juta pekerja selama 2025
Pada acara pelantikan pejabat administratif dan pengawas di lingkungan Kementerian Ekonomi Kreatif di Jakarta, Senin (12/1), Sekretaris Kementerian Ekonomi Kreatif Dessy Ruhati menyampaikan bahwa rotasi pejabat bukan hanya perpindahan posisi, melainkan proses pembelajaran dan penyesuaian dalam menjaga keberlanjutan amanah.
"Pelantikan ini merupakan amanat besar dari negara, dari pimpinan, dan terutama dari masyarakat yang menaruh harapan pada kemajuan ekonomi kreatif Indonesia," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian pada Selasa.
"Ibarat sebuah mesin, ini adalah komponen penggeraknya. Jika seluruh komponen bekerja selaras, ekonomi kreatif akan melaju sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional. Jika satu melemah, laju kita pun akan tertahan," ia menambahkan.
Dia mengemukakan bahwa prinsip amanah yang bergilir diterapkan dalam upaya untuk membangun organisasi yang tangguh, profesional, dan siap menghadapi tantangan sektor ekonomi kreatif yang terus berkembang.
Pejabat Kementerian Ekonomi Kreatif yang dilantik pada Senin (12/1) antara lain Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan dan Protokol Biro Umum Indra Saputra Farhas, Kepala Sub-direktorat Hubungan Kelembagaan Dini Oktaviyanti, Kepala Sub-direktorat Manajemen Strategis Dwi Wahyuni, serta Kepala Bagian Umum, Sumber Daya Manusia, Hukum, dan Organisasi Sekretariat Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Soraya.
Selain itu, ada Kepala Sub-direktorat Pemasaran dan Komersialisasi Arsitektur dan Desain Trio Dewangga, Kepala Sub-direktorat Pemasaran dan Komersialisasi Kuliner Dessy Widowati, Kepala Sub-direktorat Pemasaran dan Komersialisasi Fesyen Lisa Riana Muallim, Kepala Subbagian Tata Usaha Inspektorat Fawzi Akbar Maklin, Kepala Subbagian Protokol Biro Umum Tiara Kusuma Dewi, dan Kepala Subbagian Tata Usaha Setmen/Setama Iqbal Febriana.
Para pejabat yang baru dilantik diminta segera memperkuat koordinasi lintas unit dan mempercepat implementasi program strategis guna mendorong peningkatan sektor ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan nasional.
Baca juga: Pemerintah siapkan sistem pendanaan film terintegrasi
Baca juga: Sektor ekonomi kreatif serap 27,4 juta pekerja selama 2025





