Polda Metro Evakuasi Puluhan Penumpang Kapal Mati Mesin di Pulau Onrust

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kapal KM Bima yang mengangkut puluhan penumpang mendadak mati mesin di perairan Pulau Onrust, Kepulauan Seribu. Direktorat Polairud Polda Metro Jaya bergerak cepat dan mengevakuasi para penumpang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (12/1) sekitar pukul 12.15 WIB. Mulanya, Kapal KM Bima bertolak dari Pelabuhan Kali Adem menuju Pulau Tidung. Di tengah perjalanan, kapal mengalami gangguan pada bagian gear box sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Ditpolairud Polda Metro Jaya langsung mengerahkan sejumlah kapal patroli wilayah barat, yakni KP VII-3003, KP VII-2008, dan KP VII-2006 untuk melakukan pengecekan di lokasi sekaligus memberikan bantuan kepada kapal yang mengalami gangguan.

Dirpolairud Polda Metro Jaya Kombes Mustofa mengatakan, pihaknya juga segera berkoordinasi dengan Markas Polairud Kali Adem untuk mempercepat proses penanganan dan pengamanan di lokasi kejadian.

"Begitu menerima informasi adanya kapal penumpang yang mengalami gangguan mesin, personel Ditpolairud langsung kami kerahkan ke lokasi. Prioritas kami adalah keselamatan penumpang dan memastikan seluruh proses evakuasi berjalan aman," ujar Kombes Mustofa dalam keterangannya, Selasa (13/1/2026).

Baca juga: Muda Mudi Ini Edarkan Vape Obat Keras di Jakarta, Berujung Diringkus Polisi

KM BIMA kemudian mendapatkan bantuan pengawalan dan penarikan oleh kapal KM Aquarius menuju Dermaga Kali Adem. Proses penarikan dilakukan dengan pengawasan ketat hingga kapal sandar dengan aman.

Selain melakukan pengamanan, personel Ditpolairud juga membantu proses evakuasi penumpang serta melakukan pendataan sesuai manifest kapal. Berdasarkan data yang dihimpun, KM BIMA membawa 37 orang penumpang dan 4 orang kru kapal, dan seluruhnya dalam kondisi selamat.

"Kami memastikan seluruh penumpang dan kru dalam keadaan aman. Tidak ada korban dalam peristiwa ini, dan kapal berhasil kami bawa kembali ke dermaga untuk penanganan lebih lanjut," jelas Kombes Mustofa.

Ia menegaskan, kegiatan pencarian, pertolongan, evakuasi, dan pengawalan ini merupakan wujud respons cepat serta komitmen Ditpolairud Polda Metro Jaya dalam menjamin keselamatan pelayaran dan memberikan perlindungan kepada masyarakat pengguna transportasi laut.

"Ditpolairud akan terus siaga dan hadir di perairan untuk memastikan keamanan dan keselamatan pelayaran masyarakat," pungkasnya.

Baca juga: Penyebab Genangan di Tol Sedyatmo Arah Soetta Belum Surut Pagi Ini




(mea/zap)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prabowo Takjub Lihat Anak Cleaning Service dan Ojol Orasi 4 Bahasa Asing
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Prabowo Subianto Bantah Isu Perpecahan Kabinet Merah Putih
• 7 jam lalugenpi.co
thumb
Prakiraan Cuaca Jabodetabek 13 Januari 2026: Awan Tebal, Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
[FULL] Polisi Selidiki Jaringan Pencurian Motor Bersenjata Api yang Resahkan Warga
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Alasan di Balik BRI (BBRI) Terbitkan Surat Berharga Komersial Rp500 Miliar
• 10 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.