Sejumlah awak kapal berkebangsaan Indonesia dan China dilaporkan menjadi korban penculikan bajak laut. Peristiwa itu terjadi setelah kapal ikan berbendera Gabon diserang di perairan Gabon, Afrika Tengah, menurut media setempat.
Menurut laporan Kepala Staf Angkatan Laut Gabon Laksamana Madya Charles Hubert Bekale Meyong, sembilan awak kapal diculik dalam serangan tersebut, terdiri dari 4 WNI dan 5 warga China. Kapal bernama IB FISH 7 diserang saat sedang beroperasi sekitar 7 mil laut dari wilayah Equata, seperti dikutip dari Antara pada Senin (13/1).
Sementara itu, enam awak kapal lainnya yang berasal dari Indonesia, China, dan Burkina Faso dilaporkan selamat.
Kapal yang sempat dibajak kini telah diamankan dan dikawal aparat keamanan hingga ke pelabuhan di ibu kota Gabon.
"Situasi saat ini sudah terkendali di tingkat pemerintahan tertinggi, dan semua langkah yang diperlukan telah diambil demi memastikan keamanan maritim," kata Meyong.
Kantor Kejaksaan di Gabon dilaporkan telah membuka penyelidikan terkait penculikan bajak laut terhadap sejumlah WNI tersebut.
Sebagai informasi, kumparan telah menghubungi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI terkait penanganan kasus ini. Namun, pihak Kemlu masih belum memberikan tanggapan.


