Bupati Heri Masuk Nominasi Anugerah Kebudayaan PWI 2026

tvrinews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Erasmus Nagi Noi

TVRINews, Jakarta

Bupati Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Heribertus Geradus Laju Nabit, masuk dalam daftar kandidat penerima Anugerah Seni dan Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat 2026. Tahapan silaturahmi dan presentasi digelar di Hall Dewan Pers, Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026, lalu.

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting menuju penyerahan Trofi Abyakta pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten, 9 Februari 2026. Sebanyak 10 kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia mengikuti tahapan penilaian.

Acara diawali dengan prosesi Tuak Kepok dari adat Manggarai sebagai ucapan selamat datang kepada para kandidat dan wartawan komunitas. Prosesi tersebut diterima Direktur Anugerah Seni dan Kebudayaan PWI Pusat, Jusuf Sosilo Hartono.

Selanjutnya dilakukan perarakan kepala daerah yang diiringi tarian Ronda asal Kabupaten Manggarai. Prosesi dilanjutkan dengan atraksi tarian Caci yang dibuka secara simbolis oleh Bupati Manggarai, Heribertus Geradus Laju Nabit, sebelum rangkaian acara resmi dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Sepuluh kandidat penerima Anugerah Seni dan Kebudayaan PWI Pusat 2026 terdiri atas tiga wali kota dan tujuh bupati, yakni Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Wali Kota Samarinda Andi Harun, Wali Kota Mataram Mohan Roliskana, Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis, Bupati Temanggung Agus Setiawan, Bupati Manggarai Heribertus Geradus Laju Nabit, Bupati Blora Arief Rohman, Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita, Bupati Manokwari Hermus Indou, serta Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis.

Direktur Anugerah Seni dan Kebudayaan PWI Pusat, Yusuf Susilo Hartono, menilai pers memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan kebudayaan nasional.

“Pembangunan kebudayaan harus dimulai dari daerah. Karena itu, silaturahmi dan presentasi ini menjadi penting, sebab proposal tertulis saja tidak cukup. Kemajuan budaya daerah akan sangat menentukan arah kebudayaan nasional,” ujar Yusuf, dalam keterangan yang diterima, Senin, 12 Januari 2026.

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir melalui sambutan yang dibacakan Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Atal S. Depari menegaskan Anugerah Seni dan Kebudayaan PWI memiliki makna lebih dari sekadar seremoni.

“Anugerah ini merupakan pengakuan moral dan historis atas peran kebudayaan sebagai jiwa bangsa, sekaligus bentuk apresiasi kepada para insan budaya yang konsisten menjaga identitas Indonesia di tengah arus perubahan zaman,” kata Atal.

Atal menambahkan, kekuatan Indonesia terletak pada kekayaan budaya yang telah diakui dunia.

“Dengan ribuan bahasa dan ragam tradisi, pembangunan yang berlandaskan kebudayaan adalah sebuah keharusan. Tanpa kebudayaan, pembangunan akan kehilangan arah, makna, dan identitas,” ujarnya.

Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto menilai wartawan memiliki kedekatan kuat dengan kebudayaan melalui pencatatan sejarah dan dinamika sosial masyarakat.

“Wartawan mencatat sejarah dan budaya. Dari catatan itulah nilai-nilai budaya dapat terus hidup. Ke depan, para pemimpin daerah diharapkan mampu mencatatkan dirinya sebagai pelindung dan penyelamat budaya yang kini mulai tergerus,” ujarnya.

Totok menegaskan komitmen kepala daerah terhadap pelestarian budaya dapat menjadi tolok ukur keberhasilan kepemimpinan.

“Jika suatu daerah didominasi budaya asing, mulai dari makanan hingga pola interaksi sosial, maka budaya lokal bisa hilang dan hanya tersisa kenangan. Di sinilah pers harus hadir sebagai penjaga, pejuang, sekaligus tonggak kebudayaan bangsa,” tegasnya.

Setelah rangkaian silaturahmi, para kandidat mengikuti presentasi Anugerah Seni dan Kebudayaan PWI Pusat pada Jumat, 9 Januari 2026. Presentasi dilakukan di hadapan dewan juri yang terdiri atas Sujiwo Tejo, Nungki Kusumastuti, Agus Dermawan T., dan Yusuf Susilo Hartono.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tutup Rakernas I, PDIP Resmi Tegaskan Posisinya Sebagai Partai Penyeimbang: Kawal Pemerintahan
• 23 jam lalusuara.com
thumb
KPK Ungkap Petinggi PBNU Diduga Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji
• 2 menit lalusuara.com
thumb
Korban Tewas Kerusuhan di Iran Melonjak Jadi 646 Orang
• 5 jam laluokezone.com
thumb
Sikap Megawati Tegas Menolak Pilkada Lewat DPRD
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Lirik Lagu Running to Future - ZEROBASEONE
• 9 jam laluinsertlive.com
Berhasil disimpan.