Warga di Kabupaten Kudus Mulai Mengungsi

tvonenews.com
9 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Warga yang ada di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mulai mengungsi ke sejumlah tempat akibat banjir yang melanda permukiman mereka, menyusul curah hujan tinggi mengguyur wilayah tersebut, selama beberapa hari terakhir.

"Saat ini warga yang mengungsi berasal dari Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor (Kecamatan Jati), Desa Ngembalrejo (Kecamatan Bae), dan Desa Temulus (Kecamatan Mejobo)," kata Bupati Kudus Sam'ani Intakoris saat meninjau langsung lokasi pengungsian di TK Khurriyatul Fikri, Desa Pasuruhan Lor di Kudus, Selasa.

Warga Desa Ngembalrejo mengungsi ke Masjid Al Huda dan Ponpes Alfath dan rumah warga RT2 dan RT4 dengan jumlah pengungsi sementara 30-an jiwa, tetapi kondisional karena banjir sesuai curah hujan.

Warga Dukuh Goleng yang mengungsi, kata dia, sementara waktu dipusatkan di TK Khurriyatul Fikri 24 jiwa, sedangkan warga Desa Kirig dipusatkan di MI Hidayatus Shibyan yang berjumlah 40 jiwa. Mereka terpaksa mengungsi karena ketinggian air di permukiman mencapai antara 20 hingga 50 cm.

Ia mengapresiasi kerja sama berbagai pihak dalam penanganan banjir dan pelayanan kepada warga terdampak.

"Mulai dari pemerintah desa, bhabinkamtibmas, babinsa, BPBD, TNI, Polri, relawan, hingga tenaga kesehatan dari Puskesmas Jati yang turut siaga di lokasi pengungsian," ujarnya.

Semuanya, kata dia, bersatu membantu masyarakat, baik dari tingkat desa, kecamatan, hingga instansi terkait.

Pemerintah Kabupaten Kudus juga menetapkan status tanggap bencana mulai 12 hingga 19 Januari 2026. Selama masa tersebut, seluruh elemen diminta bersinergi untuk mendukung penanganan bencana dan pemulihan masyarakat.

"Karena ini bencana, semua komponen harus bersatu membantu dan mendukung. Semoga bencana ini segera berakhir dan masyarakat bisa pulih kembali," ujarnya.

Selain itu, kata dia, tempat pengungsian juga disiapkan di sejumlah wilayah lain, seperti sejumlah desa di Kecamatan Mejobo, antara lain  Desa Kesambi dan Golan Tepus. Namun, lokasi pengungsian yang terisi berada di Desa Pasuruhan Lor, Temulus, dan Ngembalrejo.

Terkait dengan kebutuhan dasar, dia memastikan terpenuhi, mulai dapur umum serta logistik makan dan minum, terus disiagakan dan akan dikoordinasikan lebih lanjut jika terjadi kekurangan, termasuk dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan pemerintah pusat.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Anak Buah Megawati Soekarnoputri Diduga Terima Suap Rp600 Juta, KPK Ungkap Ini
• 3 jam lalufajar.co.id
thumb
Pecat Xabi Alonso, Real Madrid Tunjuk Alvaro Arbeloa sebagai Pelatih
• 14 jam lalumerahputih.com
thumb
5 Kali Bobol Gawang Kiper Timnas Indonesia, Juventus Naik Peringkat 3 Klasemen Serie A Liga Italia
• 15 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Jawaban Tak Terduga Polisi Soal Permohonan Restorative Justice Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis di Kasus Ijazah Jokowi
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Ketua DPR: Revisi UU Pemilu Belum Masuk Pembahasan
• 7 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.