REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memenuhi kebutuhan gizi anak tidak selalu harus bergantung pada produk impor atau bahan makanan yang mahal. Di tengah kampanye pemenuhan nutrisi nasional, pangan lokal sering kali menjadi pahlawan yang terlupakan.
Ahli gizi dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta, Mita Arini, S.Gz, menekankan pentingnya memaksimalkan potensi pangan lokal yang kaya akan protein dan kalsium sebagai alternatif pengganti atau pelengkap susu sapi bagi anak-anak.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});- Makanan Rebusan Lagi Ngetren, Pakar: Bukti Masyarakat Mulai Sadar Sehat
- Ahli Gizi Ingatkan Susu Bukan Pengganti Makanan Utama Anak
- Buku Broken Strings Karya Aurelie Moremans Dibuat dalam Bentuk Cetak
Banyak orang tua yang masih merasa bahwa susu sapi adalah satu-satunya sumber kalsium terbaik, padahal alam Indonesia menyediakan beragam pilihan yang tak kalah hebat secara kualitas nutrisi. "Sumber pangan lokal Indonesia sangat kaya untuk memenuhi kebutuhan protein dan kalsium anak tanpa harus bergantung pada susu sapi," kata Mita di Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Dia menyampaikan bahwa pangan lokal seperti tempe, tahu, telur ayam, daging ayam, kacang-kacangan, serta ikan seperti kembung, lele, dan teri bisa menjadi pilihan sumber protein. Bahan-bahan pangan itu juga mengandung kalsium, vitamin, dan zat gizi mikro lain.
'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}
Mita mengatakan, sayuran hijau seperti daun katuk, bayam, dan brokoli juga bisa menjadi pilihan sumber kalsium bagi anak. Sebagai pengganti susu, menurut dia, sari kedelai yang kandungan gizinya sudah diperkaya bisa menjadi salah satu alternatif.



