MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan penyebab tiket pesawat yang sulit didapat dan harganya melonjak tinggi sehingga menyulitkan relawan kesehatan yang ingin membantu korban bencana di Sumatra dan Aceh.
Budi menjelaskan karena pada saat itu memasuki libur Natal dan Tahun baru (Nataru) 2026 maka khusus penerbangan ke Medan mengalami peningkatan.
"Kemudian pemerintah juga memberikan diskon harga tiket, sehingga banyak relawan kesehatan nggak kebagian tiket. Yang tersisa hanya tiket-tiket bisnis kelas yang mahal-mahal," kata Budi, dalam konferensi pers, Kemarin, Senin (12/1).
"Itu yang menyebabkan tiket pesawat ke Medan mahal, jadi karena adanya banyaknya orang yang datang ke Medan pada saat Nataru itu terjadi," sambungnya.
Diketahui ada ribuan titik pengungsian dan juga ratusan desa yang terisolasi akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra dan Aceh. Sementara tenaga kesehatan yang ada di Aceh juga punya masalah lain karena rumah hancur, jadi korban bencana, dan sebagainya.
Pemerintah perlu segera mengirimkan tenaga kesehatan dalam jumlah yang cukup besar yang harus berotasi sekitar dua minggu sekali.
"Dan setiap minggu mungkin ada sekitar 700-1.000 tenaga kesehatan yang ada di lokasi bencana dan harus berotasi terus,"
Penerbangan menjadi salah satu titik tujuan relawan kesehatan karena akan mudah menjangkau lokasi-lokasi pengungsian yang terisolir termasuk di Kabupaten Tamiang, Langkat, dan Bener Meriah.
"Itu yang Aceh Tengah masuknya dari Medan itu lebih dekat, lebih mudah masuknya dibandingkan masuknya dari Banda Aceh," pungkasnya.
Sebelumnya, Budi sempat mengeluhkan mahalnya harga tiket pesawat langsung dari Jakarta ke Aceh. Keluhan itu muncul karena dalam dua minggu sekali, pihaknya harus memberangkatkan 700 sampai 800 tenaga kesehatan ke wilayah terdampak bencana di Sumatra, khususnya Aceh.
Alhasil, untuk menyiasati harga tiket mahal, para relawan harus terbang dengan mengambil rute transit terlebih dulu di Kuala Lumpur, Malaysia, karena harga tiketnya jauh lebih murah dibanding terbang langsung ke Aceh dari Jakarta. (H-2)




