Google Tegaskan Telah Investasi di Gojek Jauh Sebelum Nadiem Jadi Menteri

disway.id
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Google Indonesia menegaskan bahwa pihaknya bersama dengan perusahaan global besar lain telah melakukan investasi di Gojek jauh sebelum penunjukan Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan.

"Bersama dengan perusahaan global besar lainnya dan investor institusional, berinvestasi di entitas terkait Gojek antara tahun 2017 dan 2021," tulis Google dalam pernyataan resmi, dikutip Selasa, 13 Januari 2026.

BACA JUGA:Update Kondisi Banjir Tol Bandara Soetta Terkini, Mobil Sedan Sudah Bisa Melintas?

BACA JUGA:Jelang Ramadan, Mitra Gojek Bisa Beli Daging Harga Terjangkau dengan Cicilan, Cek Selengkapnya!

"Di mana sebagian besar investasi Google dilakukan jauh sebelum penunjukan Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan," sambung Google.

Google menjelaskan, investasi pada entitas terkait Gojek ini tidak memiliki hubungan dengan sistem pendidikan Indonesia maupun Kementerian yang dijabat Nadiem Makarim.

"Kami tidak pernah menawarkan, menjanjikan, atau memberikan imbalan kepada pejabat Kementerian Pendidikan sebagai imbal balik atas keputusan mereka untuk mengadopsi produk-produk Google," tegasnya.

Terkait dakwaan jaksa kepada Nadiem salah satunya menyebut persoalan siswa dan guru di daerah 3T yang tidak bisa menggunakan latop Chromebook untuk belajar mengajar, Google pun menepis pernyataan tersebut.

BACA JUGA:Xiaomi 16 Ultra: HP Xiaomi 2026 yang Ditunggu-Tunggu, Punya Kamera Unggul Didukung Leica

BACA JUGA:John Herdman: Siap Meloloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Google mengerangkan, Chromebook sudah dirancang sesuai dengan realitas di ruang kelas, termasuk untuk sekolah-sekolah di daerah terpencil. 

"Meski dioptimalkan untuk penggunaan berbasis cloud, Chromebook memiliki kemampuan untuk digunakan secara offline," terangnya.

Siswa tetap dapat membuat dokumen, mengelola file, serta menggunakan aplikasi yang mendukung mode offline bahkan tanpa koneksi internet sekalipun. Sehingga memastikan proses belajar tidak pernah terhenti.

Google mengemukakan, perannya hanya sebatas pada pengembangan dan pemberian lisensi sistem operasi (ChromeOS) serta alat pengelolaan kepada mitra-mitra. 

BACA JUGA:Hari Ini Saksi Dugaan Penipuan Kripto Rp3 Miliar Diperiksa Polisi

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
John Herdman Optimistis Timnas Indonesia Bisa Bersaing di Level Tertinggi
• 3 jam laluberitajatim.com
thumb
Bursa Asia Melesat, Nikkei Jepang Cetak Rekor
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
2.000 Orang Mengungsi Gegara Banjir di Jakarta
• 13 jam lalujpnn.com
thumb
Pesta Gol ke Gawang Audero, Juventus Gusur Napoli dari Posisi Tiga Besar
• 14 jam lalumedcom.id
thumb
Jual Kapal, BSML Raih Rp10,5 Miliar untuk Bayar Utang
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.