Presiden Prabowo Subianto untuk pertama kalinya menyambangi Ibu Kota Nusantara (IKN) usai menjabat presiden pada Senin (12/1) kemarin. Prabowo menghabiskan satu malam di sana sebelum berangkat ke Malang, Jawa Timur hari ini, Selasa (13/1).
Ketua DPR Puan Maharani pun menanggapi kedatangan Prabowo ke proyek yang dimulai pada era Presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi) itu. Menurutnya, DPR akan menampung hasil kunjungan Prabowo itu dari para menterinya.
“Terkait dengan Pak Prabowo mengunjungi IKN, tentu saja kita akan menampung masukan atau kemudian informasi yang nanti didapat dari pemerintah terkait dengan kunjungan Bapak Presiden,” ucap Puan di DPR, Senayan, Jakarta Pusat pada Selasa (13/1).
Sementara, Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda menilai bahwa kunjungan Prabowo itu merupakan pesan politik bahwa Ketua Umum Gerindra itu memberikan perhatian pada IKN.
”Kita senang itu pesan politik kedua. Pesan politik pertama adalah diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025 kan, yang menyebutkan IKN sebagai ibu kota politik di tahun 2028 yang ditandatangani oleh Presiden Prabowo,” ucap Rifqi di DPR, Selasa (13/1).
“Pesan politik kedua kemarin, Presiden Prabowo hadir dan ingin memberikan pesan kepada kita bahwa beliau bukan sekadar mengunjungi dan meninjau tapi juga memberikan perhatian kepada IKN,” tambahnya.
Ia pun berharap agar Prabowo dan pemerintahannya berkomitmen menyelesaikan proyek IKN untuk siap digunakan sebagai ibu kota politik sesuai Perpres Nomor 79 Tahun 2025 yang diteken Prabowo.
Termasuk, menurut Rifqi, memberikan restu untuk pemindahan ASN ke IKN yang sudah direncanakan oleh Kementerian PANRB.
“Secara politis Ibu Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi pernah menyampaikan kepada kami bahwa Strategi pemindahan ASN, blueprint-nya termasuk kementerian lembaga mana saja yang akan dipindahkan itu mereka sudah punya,” ucap Rifqi.
“Tapi tentu mereka harus menunggu restu dari presiden. Nah, saya kira setelah presiden mengecek sendiri tadi malam mudah-mudahan hal ini bisa segera diputuskan. Karena kalau enggak mubazir. Sudah punya rusun untuk 15.000 orang tapi belum ditempati,” tandasnya.





