Fransiska pendengar Radio Suara Surabaya membagikan cerita sebagai korban penipuan saat membeli kucing online hari ini, Selasa (13/1/2026) dengan modus dimintai pembayaran awal lalu uang jaminan untuk kurir.
Kronologi kejadiannya, ia mencari informasi di Google, hingga menemukan sebuah website penjual kucing Persia pick nose seharga Rp350 ribu yang beralamat di Jogja. Kemudian ia menawar seharga Rp300 ribu dengan komunikasi lewat WhatsApp dan disetujui penjual.
“Terus dikasih nomor rekening saya transfer, difotokan kandang boks warna hitam,” ungkapnya.
Pukul 09.30 WIB tadi ada kurir yang mengirim informasi ke nomor anak Fransiska bahwa kucing sudah tiba. Namun saat ia cek di depan rumah tidak ada.
“Jadi saya minta nomor telepon kurir ke anak saya yang tadi enggak angkat telepon kurir karena lagi sekolah,” ucapnya.
Begitu kurir ditelepon justru minta uang tambahan jaminan senilai Rp750 ribu, jika tidak dipenuhi maka kucing akan batal dikirim. Setelah melakukan kroscek ke penjual, Fransiska menduga keduanya bersekongkol.
“Saya tanya (kembali) ke penjualnya (lalu) bilang semua seperti itu. Terus saya tanya kenapa enggak dikasih tahu. Orangnya akhirnya bilang, nanti uangnya dikembalikan waktu kirim ke Ibu. Saya debat terus teleponnya ditutup. Saya telepon lagi kurir, dia bilang kalau keberatan disuruh lapor polisi,” paparnya.
Ia berharap kejadian ini bisa jadi pelajaran bagi pendengar lainnya agar tidak ada yang menjadi korban. (lta/ham)


