DEPOK, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menyiapkan anggaran hampir Rp 100 miliar untuk pembebasan lahan di tiga lokasi strategis sebagai langkah utama mengatasi kemacetan kronis di kawasan Sawangan.
Ketiga lokasi tersebut adalah Jalan Pemuda, Jalan Enggram, dan Simpang Parung Bingung.
Wali Kota Depok, Supian Suri, menjelaskan, sebagian anggaran sebesar hampir Rp 40 miliar telah dialokasikan untuk pembebasan lahan di Jalan Pemuda dan Jalan Enggram.
Menurut Supian, mayoritas tanah di dua ruas jalan ini telah berhasil mencapai kesepakatan dengan pemiliknya.
Baca juga: MRT Jakarta Buka Kunjungan Gratis ke Lokasi Pembangunan Fase 2, Cek Syaratnya
“Masih ada tiga bidang tanah milik warga yang belum bersedia dibebaskan, tapi itu tidak menjadi kendala berarti. Eksekusi fisik jalan sudah siap, dan anggaran Rp 40 miliar sudah dialokasikan untuk tahun 2026,” ujar Supian saat ditemui di SMP 3 Depok, Kamis (8/1/2026).
Selain dua ruas jalan itu, Pemkot Depok juga menyiapkan anggaran sekitar Rp 60 miliar untuk pembebasan lahan di Simpang Parung Bingung, yang merupakan titik rawan kemacetan menuju Jalan Raya Muchtar.
Pembebasan lahan ini dilakukan untuk memperlebar tikungan, sehingga kendaraan bisa belok lebih mudah dan arus lalu lintas menjadi lebih lancar.
Baca juga: Penumpang Transjakarta Mengantre Tanpa Halte, Kepanasan dan Kehujanan
Skema Penguraian Macet di Jalan Raya Muchtar
Sebagai bagian dari program pengurai kemacetan, Pemkot Depok juga akan melakukan pelebaran dua jembatan di Jalan Raya Muchtar serta penataan ulang pola arus lalu lintas.
Skema arus baru meliputi kendaraan dari arah Parung Bingung menuju Bojongsari menjadi satu arah setelah berbelok di Simpang Tugu Batu, dan kendaraan dari Bojongsari menuju Sawangan dialihkan melalui Jalan Enggram yang telah diperlebar.
Dengan pembebasan lahan di tiga lokasi kunci dan perbaikan infrastruktur, Pemkot Depok berharap kemacetan di Sawangan dapat berkurang signifikan pada 2026, sekaligus mendukung mobilitas yang lebih lancar bagi warga.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang