TABLOIDBINTANG.COM - Film horor Danur: The Last Chapter yang diadaptasi dari novel laris karya Risa Saraswati dipastikan tayang di bioskop pada Lebaran 2026 mendatang.
Masih dibintangi Prilly Latuconsina, Danur: The Last Chapter menjadi penutup dari rangkaian kisah Danur semesta yang sebelumnya hadir lewat Danur: I Can See Ghost (2017), Danur 2: Maddah (2018), dan Danur 3: Sunyaruri (2019).
Tak hanya tayang di bioskop reguler, film ini juga akan hadir dalam format IMAX, menghadirkan pengalaman visual yang lebih luas dan mendalam.
Ini film ketiga MD Pictures yang digarap berkualitas khusus untuk IMAX.
Produser dan CEO MD Entertainment, Manoj Punjabi mengungkap menyebut keputusan ini diambil demi menghadirkan kualitas terbaik bagi penonton. Menurutnya, pengalaman menonton di IMAX akan membuat teror terasa lebih nyata.
"Sangat penting bagi kami, bagi saya, percaya quality is everything. Kualitas segala-galanya. Dan meng-experience-kan di IMAX, itu melengkapkan quality itu," ungkap Manoj Punjabi di peluncuran poster dan teaser Danur: The Last Chapter di IMAX Adora, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (12/1).
Kehadiran Danur: The Last Chapter di IMAX diharapkan Manoj untuk menaikan level film lokal. Ia juga mengungkap, ingin memberikan pilihan kepada penonton untuk mendapatkan pengalama menonton yang lebih menarik.
"Saya hanya mau kasih pilihan ke masyarakat. IMAX itu pilihan. Mereka bisa nonton film yang sama bukan di IMAX juga. Tapi saya mau, karena saya merasa ini kualitas premium, Anda mau nonton tidak? Anda dapat kesempatan menonton itu. Karena saya paling gemas kalau pilihannya hanya film Barat di IMAX," beber Manoj Punjabi.
"Saya mau jangan pilihannya cuma itu, film lokal juga bisa. Itu poin saya. Itu penting sebagai pilihan, mereka tetap bisa nonton versi non-IMAX," jelas Manoj menambahkan.
Sutradara Awi Suryadi pun menjamin penonton akan merasakan sensasi berbeda dibandingkan film Danur sebelumnya, terutama saat menyaksikannya di layar IMAX.
“Kalau nonton di IMAX, set-nya bakal kelihatan semua. Sampai orang bertanya-tanya, kameranya taruh di mana, lampunya di mana. Itu memang yang kami inginkan,” kata Awi.
Bagi Prilly Latuconsina film ini terasa sangat emosional. Danur: The Last Chapter menjadi penutup perjalanannya sebagai Risa Saraswati selama 10 tahun.
"Perasaannya campur aduk karena karakter Risa adalah karakter terlama yang nempel di saya 10 tahun. Itu rasanya kayak lepas banget 10 tahun akhirnya karakter Risa menemani saya," pungkas Prilly.
Sebagai penutup, Danur: The Last Chapter tetap berakar pada Danur Universe, semesta horor yang diadaptasi dari karya dan pengalaman nyata Risa Saraswati. Kisah Risa dan para sahabat gaibnya seperti Peter, William, Janshen, Hendrick, dan Hans menjadi benang merah yang membesarkan waralaba ini.
Selain film utama, Danur Universe juga melahirkan sejumlah film turunan seperti Asih dan Ivanna, yang saling terhubung dalam satu garis cerita.




