Pelaku pembunuhan terapis spa di Bekasi Selatan, Ahmad Riansyah (29), mengaku sempat berniat mengakhiri hidupnya usai membunuh istri sirinya, SM (23). Niat itu dilakukannya dengan meminum cairan pembersih lantai.
Pengakuan tersebut disampaikan Ahmad saat ditangkap penyidik, dalam video yang diterima kumparan, Selasa (13/1).
Ahmad menyebut, pembunuhan terjadi di kamar kos korban pada pagi hari. Setelah memastikan korban tak bernyawa usai ia piting, Ahmad sempat menemani korban sebelum keluar kamar.
“Udah, udah di kos. Itu pagi-pagi, jam setengah sembilan, apa jam 8-an lah ya, Dari situ langsung saya piting,” ujarnya dalam video penangkapan.
Ahmad mengaku sempat berada di dalam kamar bersama mayat korban selama sekitar setengah jam. Kemudian ia keluar untuk mencari minuman keras.
“Nggak, saya udah gitu, saya temenin dulu. Temenin dulu setengah jam. Lalu saya keluar. Keluar itu saya minum. Minum karena saya frustasi,” ujarnya.
Setelah itu, Ahmad kembali ke kos dengan niat bunuh diri.
“Iya. Nah, udah gitu saya balik lagi ke kosan. Balik lagi ke kosan, karena memang saya niatnya juga pengen mati bareng-bareng, Pak. Makanya saya beli wipol, apa namanya? Beli cairan itu,” ungkap Ahmad.
Namun upaya tersebut gagal. Ahmad justru muntah-muntah usai meminum cairan pembersih.
“Nah, udah gitu, saya minum segelas kecil. Nggak dapet setengah jam, malah saya muntah-muntah,” ujarnya.
Ahmad menegaskan muntahan di dalam kamar kos berasal dari dirinya.
“Muntah saya, muntahan saya,” kata pria tersebut.
Setelah tersadar, dan percobaan bunuh dirinya tidak berhasil, Ahmad langsung melarikan diri.
“Habis itu saya bangun, kan. Akhirnya udah, saya buru-buru, ambil baju ini doang, satu setel,” jelasnya
Polisi menangkap Ahmad Riansyah di wilayah Kabupaten Lebak, Banten, pada Minggu (11/1) malam. Ia membunuh terapis spa tersebut dengan cara memitingnya hingga tewas.




