JAKARTA, DISWAY.ID-- Seorang pedagang cilok ditusuk rekan sejawatnya hingga mengalami luka berat di kawasan Basmol, Kembangan, Jakarta Barat, pada Selasa, 13 Januari 2026.
Berdasarkan pengamatan reporter Disway.id di tempat kejadian perkara (TKP), bercak darah masih berlumuran di lantai. Garis kuning polisi juga belum terlihat di lokasi kejadian.
BACA JUGA:Imbas Isu Child Grooming, Gaya Pacaran Aliando Syarief dan Richelle Tuai Kritik, Netizen: Kok Ortunya Kasih Izin?
BACA JUGA:Wapres Gibran Dorong Penguatan Program Pariwisata Berkelanjutan di Rakornas Kepariwisataan 2026
Rumah kontrakan itu lokasinya berada di gang sempit kawasan Basmol, Kembangan Utara, Jakarta Barat. Area kontrakan terlihat berwarna hijau muda di bagian dinding.
Di sisi kiri terlihat pakaian dan jaket digantung pada tali jemuran yang membentang di sepanjang lorong atau gang sempit tersebut.
Beberapa jendela berkusen merah dan sebuah pintu berwarna merah marun tampak tertutup rapat dan lantainya terlihat berlapis keramik berwarna putih susu.
Dari depan rumah terlihat sejumlah sandal yang berceceran dengan sebuah ember dan peralatan rumah tangga berada di sudut.
BACA JUGA:Banjir Rendam 23 Desa di Pandeglang, Ketinggian Air Tembus 1 Meter
BACA JUGA:HP RedMagic 11 Pro Buat Para Gaming, Ponsel Flagship dengan Performa Ngebut, Dijamin Gak Lemot!
Kondisi sekitar tampak sepi dan tidak menunjukkan adanya aktivitas warga. Hanya saja ada sebuah rumah yang sedang dibangun oleh para pekerja proyek persis di depan TKP.
Saat mengintip dari kaca jendela, di dalam rumah kontrakan itu terdapat sejumlah gerobak cilok ayam yang bertuliskan "Cilok Ayam Pak Kembar" disertai stempel cap halal.
Persis di samping gerobak cilok, masih terdapat bercak darah yang berceceran. Waranya merah pekat. Setidaknya ada lima titik darah membekas di lantai.
Hingga berita ini diturunkan, polisi belum memasang garis kuning. Namun warga di sekitar TKP memang tidak terlalu penasaran, jadi terlihat sunyi di sekelilingnya.
BACA JUGA:Fix! Michael Carrick Jadi Pelatih Baru Manchester United
BACA JUGA:Fres & Natural Hadirkan Wangi Dessert ke Cologne, Kolaborasi Unik dengan Vilo Gelato
Sebelumnya diwartakan, Kapolsek Kembangan, Kompol Mochammad Taufik, mengatakan bahwa korban dan pelaku merupakan pedagang cilok serta bekerja pada bos yang sama.
"Korban sudah ditangani di RSUD Cengkareng," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa.
Dia menepis isu yang beredar di sosial media yang menyebut korban merupakan korban pembunuhan. Sejatinya hanyalah penganiayaan.
"Penganiayaan ya, mas. Korban masih selamat," tuturnya.
Hingga saat ini polisi masih di lapangan dan di RSUD Cengkareng guna memastikan penyebab terjadinya penganiayaan tersebut.
BACA JUGA:Mata Uang Iran Rontok Nol Besar, Titik Terendah Sepanjang Sejarah
BACA JUGA:Puan Pastikan KUHP–KUHAP Baru Tak Menyimpang dari Nilai Pancasila
"Anggota masih dilapangan dan di RSUD Cengkareng," tukasnya.
Sekadar informasi, sosial media digemparkan oleh salah satu postingan Instagram yang menampilkan korban sedang dibawa ke Mobil Ambulans, dengan caption korban pembunuhan.
"Min di Basmol ada korban pembunuhan di kontrakan nenek saya, yg ngontrak merupakan kryawan cilok yang ngontrak persis di belakang rumah saya," tulis keterangan pada Instagram @kembangan.info
Pada positingan itu, diceritakan bahwa diduga motif dari pembunuhan itu dikarenakan dendam lantaran rekannya sering memarahi korban.
"Dan saat tmnnya tertidur pelaku mencoba menusuk dengan menggunakan pisau berkali kali. Hingga dini hari pukul 05.30 terdengar suara meminta tolong," masih kata keterangan di postingan tersebut.
"Om saya dan tetangga lainnya mencoba mendubrak pintu trnyta korban sudah bercucuran darah. Dan saat ini korban di lari kan ke rumah sakit. Dan pelaku di amankan oleh polisi," sambungnya menutup.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5429806/original/077058700_1764645011-000_32RQ8CG.jpg)



