Surabaya (beritajatim.com) – Tingginya curah hujan di tengah cuaca ekstrem saat ini ternyata juga berdampak pada kondisi peralatan kebencanaan BPBD Jatim.
Salah satunya, peralatan Early Warning System (EWS) banjir di Desa Tapen, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, yang rusak akibat terjangan material pohon yang terbawa arus Sungai Marmoyo, Minggu (11/1/2026).
Mendapati laporan ini, Tim BPBD Jatim bersama TRC BPBD Kabupaten Jombang langsung meninjau ke lokasi untuk memastikan kondisi peralatan deteksi dini banjir tersebut, Senin (12/1/2026).
“EWS-nya tersapu material banjir dan tumpukan pohon. Sensornya juga terkena terjangan material bambu,” terang Ketua Tim Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jatim, Dadang Iqwandy, yang turut terjun langsung ke lokasi.
Tim BPBD Jatim pun langsung melakukan penanganan sementara dengan membersihkan sejumlah material pohon dan kayu yang masih berada di sekitar area EWS menggunakan perahu karet.
“Kita akan segera melakukan perbaikan. Dari pantauan dashboard kami, sejak akhir pekan lalu, pantauan EWS banjir di lokasi ini memang telah menunjukkan sinyal status awas,” terang Kabid PK BPBD Jatim Deni Kiki Melia Tamara, setelah menerima laporan ini. (tok/kun)




