Banjir Muncul, Cek Ketinggian Air Sebelum Motor Listrik Melintas

medcom.id
9 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Hujan yang turun cukup deras di Jakarta dan sekitar membuat banjir hadir di sejumlah wilayah. Meski motor listrik tergolong aman melintasi banjir, karena tidak ada knalpot dan mesin, namun pengendara tetap harus waspada dengan ketinggian banjir.
 
Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasaribu, menuturkan batas aman motor listrik melintasi genangan air adalah sekitar 20-30 cm, atau setara tinggi dek kaki atau as roda.
 
“Umumnya aman selama komponen vital seperti baterai tidak terendam. Namun, risiko kerusakan komponen tetap ada jika dipaksakan,” kata Yannes saat dihubungi Antara.
 
Yannes menegaskan motor listrik sebaiknya tidak dipaksakan menerjang banjir karena risiko kerusakan pada sistem kelistrikan bisa sangat tinggi.
 
Baca Juga: Honda Berikan Layanan Servis Gratis untuk 3.000 Korban Bencana di Sumatera
 
“Motor listrik tidak aman untuk menerjang banjir, terutama jika air mencapai komponen listrik atau baterai, karena dapat merusak sistem dan membahayakan keselamatan,” lanjutnya.

Instruktur Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, juga menyatakan motor listrik masih dapat melintasi genangan setinggi 20 cm.
 
“Sekitar 20 cm sebenarnya masih layak dijalankan, namun yang perlu diwaspadai adalah jangan sampai genangan air ini terlihat dangkal namun ketika dilalui semakin dalam,” katanya.
 
Untuk mengurangi risiko, Yannes menyarankan agar pengendara menghindari area banjir sebisa mungkin dan memastikan tinggi genangan tidak melebihi pijakan kaki. Ia juga menganjurkan untuk tidak melintasi jalur dengan arus air deras dan mengendarai motor secara perlahan saat melewati genangan. Jika kendaraan sampai terseret arus, pengendara disarankan mematikan mesin dan segera memindahkan kendaraan ke tempat lebih tinggi.
 
Selain itu, penting memastikan port pengisian daya tertutup rapat ketika melintasi jalanan tergenang. Pemilik motor listrik juga tidak disarankan mengisi daya baterai saat kendaraan masih dalam kondisi basah, mengingat baterai jenis lithium-ion, LFP, maupun NiMH sangat rentan terhadap kelembapan. Agar lebih aman, Yannes menyarankan konsumen memilih motor listrik dengan sertifikat IP67.
 
“Meskipun motor listrik umumnya dirancang tahan air, perlu diingat bahwa tidak semua merek memiliki standar yang sama. Jadi, selalu cek spesifikasi proteksi air sebelum membeli, dan prioritaskan merek yang memberikan garansi komponen kelistrikan agar lebih aman dan tenang,” ujarnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kala Prabowo Hampir Menangis Depan Kamera, Terpesona Lihat Siswa Sekolah Rakyat...
• 23 jam lalukompas.com
thumb
RSMH Palembang Bentuk Tim Khusus Tangani Dugaan Bullying PPDS FK Unsri
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Pertamina NRE Gandeng GCL China Kembangkan Proyek Energi Bersih di Indonesia
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Polisi Pastikan Jasad yang Ditemukan di TPU Bekasi Korban Pembunuhan
• 15 jam laluidntimes.com
thumb
Kemendag Catat 99 Persen Aduan Konsumen dari Transaksi Online
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.