JAKARTA, DISWAY.ID -- Nasib ribuan tenaga kesehatan (nakes) di Aceh yang terdampak bencana hingga kini masih menggantung.
Meski pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran perbaikan rumah, akan tetapi banyak dari mereka yang masih harus bertahan di pengungsian.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, kendala utama macetnya bantuan ini bukan karena minimnya dana melainkan birokrasi pendataan di tingkat daerah yang masih semrawut.
BACA JUGA:Deras Lagi! Cek Informasi Cuaca Jakarta Sore hingga Malam Hari ini Selasa, 13 Januari 2026
BACA JUGA: Bertekad Tak Ketergantungan Impor, Food Estate Tetap Harus Pertimbangkan Perubahan Iklim dan Cuaca
"Percepatannya itu dimulai dengan datanya mesti rapi dulu. Kalau enggak, Pak Jarwansyah (BNPB) enggak bisa kerja tuh," ujar Budi Gunadi saat memberikan keterangan kepada media via Zoom, Senin 12 Januari 2026.
Budi menjelaskan, koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus diperketat karena validitas data berada di tangan pemerintah daerah.
Tanpa laporan yang presisi dari para Kepala Daerah mengenai siapa saja nakes yang terdampak dan tingkat kerusakan rumahnya, bantuan tidak bisa dikirimkan.
Menurut Menkes, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bahkan telah turun tangan untuk mendesak para Kepala Daerah agar segera menyelesaikan rincian data tersebut hingga ke level terkecil.
"Tanpa data yang benar, BNPB juga enggak bisa bergerak. Sesudah verifikasi ini terjadi, nanti BNPB bisa menyalurkan," tambahnya.
BACA JUGA:Rupiah Anjlok Lagi, Kadin Dorong Pelaku Usaha Terapkan Kolaborasi Kerja Sama
BACA JUGA:Viral Pak Ogah Tutup Exit Tol Rawa Buaya Pakai Rantai, Gak Dibuka Sebelum Diberi Uang!
Saat ini, terdapat sekitar 3.500 data yang sedang masuk dalam tahap verifikasi awal. Budi mengaku tidak ingin main-main dengan tenggat waktu.
Ia rutin melakukan pemantauan melalui rapat virtual setiap dua hari sekali untuk memastikan proses pengecekan di BNPB terus berjalan.
Targetnya ambisius, bantuan harus cair sebelum memasuki bulan puasa yang diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari mendatang.
- 1
- 2
- »





