HARIAN FAJAR, BULUKUMBA – Polemik dugaan bullying terhadap siswa kelas 1 Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Kasimpureng akhirnya kebenarannya terungkap.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Andi Buyung Saputra mengatakan, bahwa sesuai hasil pemeriksaan Satuan Tugas (Satgas) Disdikbud, guru yang awalnya melaporkan atas dugaan bullying yang dilakukan oleh kepala sekolah (kasek) kepada orang tua siswa.
Bahkan oknum guru itu mengakui kalau sebenarnya ia tidak pernah mendengarkan kepala sekolah mengatakan seperti yang telah menjadi polemik.
“Jadi melalui hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP) satgas, didapatkan kesimpulan bahwa kepala sekolah tidak pernah menyampaikan seperti apa yang telah dituduhkan sebelumnya, melainkan oknum guru sendiri yang menyimpulkan lalu menyampaikan ke orang tua siswa,” ucap Andi Buyung Saputra kepada Harian Fajar, Selasa, 13 Januari 2026.
Saat guru yang melaporkan kaseknya ke orang tua siswa dipertemukan dengan kepala sekolah oleh Satgas, kata Andi Buyung, oknum guru itu mengakui bahwa dia sendiri tidak pernah mendengar langsung kasek mengatakan bullying.
“Saat dipertemukan, oknum guru tidak mengakui kalau kaseknya ngomong seperti yang dipermasalahkan kemarin, olehnya agar tidak menjadi polemik berkelanjutan, dia (oknum guru) siap melakukan klarifikasi ke orang tua atau wali anak yang dimaksud,” pungkasnya.
Ke depannya, kata Andi Buyung, tenaga pendidik atau guru di Bulukumba harus lebih bijak menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Sebaiknya sebagai pendidik harunya lebih bijak menyampaikan informasi kepada masyarakat apalagi kepada ortu/wali, supaya tidak terjadi polemik, dan belum terkonfirmasi kebenarannya,” imbuhnya. (fad)





