Manado (ANTARA) - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokes Kepolisian Daerah Sulawesi Utara kembali berhasil mengidentifikasi tiga korban kebakaran Panti Wreda Damai Manado.
"Hari ini berdasarkan hasil pemeriksaan DNA yang dilakukan Pusdokkes Polri, kami sudah terima tiga hasil identifikasi korban kebakaran berdasarkan hasil primer DNA," kata Kabid Dokkes Polda Sulut AKBP dr. Tasrif selaku DVI Commander, di Gedung Dokkes Polda Sulut, Selasa.
Ketiga kantong jenazah, kata dia, selanjutnya, cocok dengan nomor AM melalui proses identifikasi primer DNA.
Kabid Dokkes Polda Sulut AKBP dr. Tasrif mengatakan, ketiga jenazah yang berhasil diidentifikasi yaitu kantong jenazah dengan nomor PM/05/XII/2025/RSB cocok dengan nomor AM 012 teridentifikasi sebagai Ny. Renny Mawuntu, perempuan, 79 tahun alamat Sawangan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara.
Berikutnya, kantong jenazah dengan nomor PM/12/XII/2025/RSB cocok dengan nomor AM 014 teridentifikasi sebagai Ny. Roosye Rey, perempuan, 85 tahun, alamat Kelurahan Malalayang, Kota Manado.
Ketiga, kantong jenazah dengan nomor PM/13/XII/2025/RSB cocok dengan nomor AM 015 teridentifikasi sebagai Ny. Yenny Dendeng, perempuan, 67 tahun, alamat Kelurahan Kairagi Weru Lingkungan V Kecamatan Paal Dua Kota Manado.
"Total keseluruhan korban yang sudah teridentifikasi sebanyak 13 orang. Rilis pertama ada empat, rilis kedua ada enam, dan hari ini ada tiga," kata Kabid Dokkes.
Ia juga menyampaikan tiga jenazah yang belum teridentifikasi, ada satu korban yang tidak ada data pembanding.
"Ya mudah-mudahan melalui media, bisa disosialisasikan sehingga yang merasa ada keluarganya yang menjadi korban agar segera melaporkan," katanya menambahkan.
Ketiga korban yang berhasil diidentifikasi kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dilakukan proses pemakaman.
Baca juga: DVI Polda Sulut identifikasi empat korban kebakaran Panti Wreda Damai
Baca juga: Polda Sulut identifikasi korban kebakaran Panti Wreda Damai Manado
"Hari ini berdasarkan hasil pemeriksaan DNA yang dilakukan Pusdokkes Polri, kami sudah terima tiga hasil identifikasi korban kebakaran berdasarkan hasil primer DNA," kata Kabid Dokkes Polda Sulut AKBP dr. Tasrif selaku DVI Commander, di Gedung Dokkes Polda Sulut, Selasa.
Ketiga kantong jenazah, kata dia, selanjutnya, cocok dengan nomor AM melalui proses identifikasi primer DNA.
Kabid Dokkes Polda Sulut AKBP dr. Tasrif mengatakan, ketiga jenazah yang berhasil diidentifikasi yaitu kantong jenazah dengan nomor PM/05/XII/2025/RSB cocok dengan nomor AM 012 teridentifikasi sebagai Ny. Renny Mawuntu, perempuan, 79 tahun alamat Sawangan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara.
Berikutnya, kantong jenazah dengan nomor PM/12/XII/2025/RSB cocok dengan nomor AM 014 teridentifikasi sebagai Ny. Roosye Rey, perempuan, 85 tahun, alamat Kelurahan Malalayang, Kota Manado.
Ketiga, kantong jenazah dengan nomor PM/13/XII/2025/RSB cocok dengan nomor AM 015 teridentifikasi sebagai Ny. Yenny Dendeng, perempuan, 67 tahun, alamat Kelurahan Kairagi Weru Lingkungan V Kecamatan Paal Dua Kota Manado.
"Total keseluruhan korban yang sudah teridentifikasi sebanyak 13 orang. Rilis pertama ada empat, rilis kedua ada enam, dan hari ini ada tiga," kata Kabid Dokkes.
Ia juga menyampaikan tiga jenazah yang belum teridentifikasi, ada satu korban yang tidak ada data pembanding.
"Ya mudah-mudahan melalui media, bisa disosialisasikan sehingga yang merasa ada keluarganya yang menjadi korban agar segera melaporkan," katanya menambahkan.
Ketiga korban yang berhasil diidentifikasi kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dilakukan proses pemakaman.
Baca juga: DVI Polda Sulut identifikasi empat korban kebakaran Panti Wreda Damai
Baca juga: Polda Sulut identifikasi korban kebakaran Panti Wreda Damai Manado

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5470816/original/020078400_1768236615-Jepretan_Layar_2026-01-10_pukul_23.46.50.png)


