Kronologi Wanita Adang Pengendara Motor di Jalur Sepeda Jalan Sudirman

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Perempuan pesepeda mengadang para pengendara motor yang menyerobot jalur khusus sepeda di Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026) 

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Sudirman ruas antara Stasiun Sudirman sampai dengan WTC.

"Saat itu pengemudi ojek bolak-balik ambil penumpang yang bubaran kereta, tapi mereka malas muter, jadi pasti lawan arah dari pesepeda," ujar Ketua Umum Komunitas Bike to Work (B2W) Indonesia, Hendro Subroto saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Viral Video Perempuan Mengadang Motor di Jalur Sepeda Jalan Sudirman, Bagaimana Faktanya?

Saat itu, seorang perempuan dikenal Tante Ipe melintas di lokasi menggunakan sepedanya. Ia sedang bersepeda menuju ke kantor.

"Tante Ipe adalah perempuan pekerja bersepeda yang sudah 10 tahun setiap hari ke tempat kerja menggunakan sepeda dan melalui ruas jalan di atas kisaran jam 7.45 sampai jam 8.25 WIB," tutur Hendro.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=jalur sepeda, pesepeda, sudirman, pengendara motor&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8xMy8yMTAwMTM1MS9rcm9ub2xvZ2ktd2FuaXRhLWFkYW5nLXBlbmdlbmRhcmEtbW90b3ItZGktamFsdXItc2VwZWRhLWphbGFuLXN1ZGlybWFu&q=Kronologi Wanita Adang Pengendara Motor di Jalur Sepeda Jalan Sudirman§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

Menurut dia, pengendara motor yang melawan arah masuk jalur pesepeda berpotensi terjadi kecelakaan.

"Cerita tadi pagi adalah koreksi terhadap pemotor yang masuk jalur sepeda dari arah berlawanan, jadi posisinya potensial tabrakan dengan pesepeda yang bersepeda pada jalur tersebut," ungkapnya.

Menurut Hendro, Tante Ipe mengadang pemotor karena berniat memberikan koreksi terhadap pemotor yang masuk jalur sepeda dari arah berlawanan.

"Setelahnya, terjadi dialog dengan petugas Satpol PP. Tante Ipe menyampaikan pesan untuk penindakan terhadap pengguna kendaraan yang lawan arah," ungkap Hendro.

Baca juga: Tak Merasa Bersalah Ngetem di Jalur Sepeda RSCM, Sopir Bajaj: Enggak Ada yang Lewat Juga

"Tapi mereka (Satpol PP) menolak dengan alasan itu bukan tugas Satpol PP, melainkan ranah Dinas Perhubungan," lanjutnya.

Namun, pengadangan Tante Ipe dibuka setelah dialog lebih lanjut dengan Satpol PP.

"Akhirnya kebuka karena sepeda Tante Ipe sudah disundul-sundul pakai motor yang posisinya ada searah di belakang beliau dan sudah dimaki-maki oleh beberapa pemotor yang sudah tidak sabar," tambah Hendro.

Sebelumnya, aksi seorang perempuan pesepeda yang mengadang pengendara motor demi menjaga jalur khusus sepeda di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, viral di media sosial, Selasa.

Video tersebut diunggah melalui akun Instagram komunitas sepeda Bike to Work Indonesia, @b2w_indonesia, dan menyedot perhatian warganet.

Baca juga: Sahroni Rugi Rp 80 Miliar akibat Penjarahan Rumah: Saya Tak Korupsi tapi Dijarah

Dalam rekaman video itu, tampak seorang perempuan bersepeda dengan berani mengadang belasan pemotor yang melintas di jalur khusus pesepeda.

Perempuan tersebut melintangkan sepedanya sehingga menutup jalur sepeda agar tidak kembali dilintasi kendaraan bermotor.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Selain mengadang pemotor, perempuan pesepeda itu juga terlihat berbincang dengan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang berada di lokasi.

"Panjang umur perjuangan perempuan bersepeda," demikian keterangan yang tertulis dalam unggahan video tersebut.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
TNI Evakuasi 18 Pekerja Freeport di Papua
• 14 jam lalutvrinews.com
thumb
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
• 3 jam lalusuara.com
thumb
Bumi Mulai Ditinggal, Booking Hotel di Bulan Harganya Rp 16 Miliar
• 4 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Ini Skema Pengawasan jika Pemilu Dipisah, Bawaslu Bakal Kerja Ganda
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Penjualan Motor 2025 6,4 Juta Unit, Dominasi Skutik Makin Perkasa
• 18 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.