Ki Saur Panjaitan Harap SMA Taruna Nusantara Malang Perkuat Nasionalisme dan pendidikan Karakter dengan Asah Asih Asuh

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Peresmian SMA Taruna Nusantara (TN) Kampus Malang di Jawa Timur pada Selasa (13/1/2026) oleh Presiden Prabowo disambut hangat oleh keluarga besar Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa (MLPTS). Kehadiran kampus baru ini dinilai sebagai kelanjutan sejarah panjang kolaborasi pendidikan di Indonesia.

Hadir dalam peresmian tersebut jajaran pejabat tinggi negara, mulai dari Mendikdasmen Prof. Abdul Mukti, Panglima TNI, Kapolri, hingga jajaran menteri Kabinet Merah Putih.

​Secara khusus, kehadiran Ki Saur Panjaitan selaku Panitera Umum MLPTS menjadi simbol penting dalam acara tersebut. Kehadirannya menegaskan bahwa roh pendidikan karakter yang ditanamkan Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hadjar Dewantara, tetap menjadi fondasi utama bagi sekolah unggulan seperti Taruna Nusantara.

​Menurut Ki Saur, peresmian ini memiliki makna mendalam sebagai pengingat kuatnya ikatan historis antara Perguruan Tamansiswa dan angkatan bersenjata (TNI) dalam mencetak kader pemimpin bangsa.

​"Selamat dan sukses atas peresmian SMA Taruna Nusantara Kampus Malang oleh Presiden Prabowo di Kepanjen, Malang," ujar Ki Saur Panjaitan.

​Ki Saur mengingatkan kembali bahwa SMA Taruna Nusantara memiliki akar sejarah yang kuat dengan Tamansiswa. Pada tahun 1990, sekolah ini lahir dari kerja sama antara ABRI (sekarang TNI) dan Tamansiswa.

​"Cikal bakal pendirian SMA TN adalah kerjasama ABRI dengan Tamansiswa tahun 1990. Saat itu, filosofinya adalah ABRI sebagai 'Bapak' dan Tamansiswa sebagai 'Ibu'-nya," jelas Ki Saur.

Kolaborasi ini terbukti sukses melahirkan banyak tokoh nasional yang kini menduduki posisi strategis di pemerintahan, menteri, anggota DPR/DPRD, petinggi BUMN, TNI-Polri, hingga akademisi dan tenaga medis profesional.



​Ke depan, Ki Saur berharap SMA TN Malang tetap konsisten menjaga nilai-nilai luhur yang menjadi ciri khas pendidikan Indonesia.

​"Diharapkan tetap melekat semangat nasionalisme dan pendidikan karakter dengan konsep Asah, Asih, Asuh yang diajarkan Ki Hadjar Dewantara," ungkapnya.

​Dalam sambutannya di Malang, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa sekolah berbasis taruna adalah instrumen penting untuk meningkatkan kualitas hidup rakyat Indonesia dan memutus rantai kemiskinan.
​"Kita ingin memberi kualitas hidup yang baik kepada seluruh rakyat Indonesia. Hidup lepas dari kemiskinan dan kelaparan. Karena itu, wadah-wadah seperti SMA Taruna Nusantara sangat dibutuhkan," tegas Presiden Prabowo.

Prabowo juga membandingkan dengan negara maju yang memiliki ratusan sekolah serupa sebagai fondasi pembangunan SDM.

"Di Malaysia sudah puluhan tahun dan jumlahnya lebih dari 20. Di Inggris bahkan sudah ratusan tahun," pungkasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Habiburokhman: KUHP-KUHAP Sudah yang Terbaik, Hukuman Mengacu Mens Rea
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Mau coba game resmi Play Store berbayar tapi takut boncos? Bocoran fitur yang satu ini bisa jadi jawab
• 14 jam lalubrilio.net
thumb
Siapa Sosok yang Bantu Perekonomian Ressa Rizky Rossano? Ternyata Masih dari Keluarga Denada
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
KUR Sektor Pertanian 2026 Rp 300 Triliun, Airlangga: Bisa Dinaikkan, Tidak Ada Pembatasan
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Dandim Fakfak Dorong Pembentukan Koperasi Merah Putih di Seluruh Kampung
• 17 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.