GenPI.co - Presiden Barcelona Joan Laporta melontarkan kritik keras terhadap bintang Real Madrid Kylian Mbappe terkait sikapnya seusai final Piala Super Spanyol 2026.
"Ini olahraga sepak bola. Perilaku yang normal dan sportif seharusnya menjadi bagian dari permainan. Kami selalu menghormati lawan, dan itulah yang kami harapkan dari tim lain," ucap Joan Laporta dikutip dari RMC, Selasa (13/1).
Laporta menilai Kylian Mbappe tidak menunjukkan sportivitas setelah Barcelona memastikan gelar juara.
Momen itu terjadi seusai Barcelona keluar sebagai kampiun Piala Super Spanyol 2026 dengan menundukkan Real Madrid lewat skor 3-2 di King Abdullah Sports City, Senin (12/1) dini hari WIB.
Kemenangan tersebut sekaligus memperpanjang dominasi Barcelona atas rival abadinya itu di ajang domestik.
Namun, sorotan tidak hanya tertuju pada hasil pertandingan.
Momen pascalaga justru memantik kontroversi setelah Mbappe diduga mengajak para pemain Real Madrid langsung meninggalkan lapangan tanpa memberikan penghormatan kepada Barcelona.
Sejumlah laporan media Spanyol menyebutkan bahwa pelatih Real Madrid Xabi Alonso sempat meminta anak asuhnya tetap berada di lapangan dan memberikan ucapan selamat kepada Barcelona sebelum penyerahan trofi.
Akan tetapi, Mbappe terlihat memberikan gestur penolakan dan mendorong rekan setimnya segera masuk ke ruang ganti.
Sikap tersebut memancing reaksi dari Laporta yang menyayangkan tindakan Mbappe karena dianggap tidak mencerminkan nilai-nilai fair play.
"Terus terang, saya cukup terkejut. Dalam sepak bola, baik saat menang maupun kalah, sportivitas dan rasa hormat harus selalu dijaga," ujar Laporta.(*)
Video heboh hari ini:


/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2025%2F12%2F18%2Fec4549563072b41c152f0835b8db4da3-20251218TOK37.jpg)


