DEPOK, KOMPAS.com – Wacana Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menerapkan sistem satu arah di Jalan Raya Muchtar, Sawangan, disambut positif oleh sejumlah warga.
Namun, di balik dukungan tersebut, muncul kekhawatiran kebijakan itu justru memindahkan kemacetan ke titik lain.
Salah satu warga Bojongsari, Fahri (34), menilai penerapan sistem satu arah berpotensi memicu kepadatan di ujung Jalan Pemuda dekat Simpang Parung Bingung.
Titik tersebut diperkirakan akan menjadi jalur keluar utama kendaraan dari arah Bojongsari menuju Margonda.
Baca juga: Pemkot Depok Bangun Pabrik RDF di Cipayung, Operasional Ditargetkan Tahun Ini
Tanpa pelebaran jalan atau penataan khusus, Fahri menilai volume kendaraan akan menumpuk di kawasan tersebut.
“Selama di ujung Jalan Enggram dan ujung Jalan Pemuda dekat Parung Bingung tidak diperlebar atau mungkin dibuat semacam bundaran, saya pesimis kemacetan bisa benar-benar teratasi,” ucap Fahri kepada Kompas.com, Selasa (13/1/2026).
Ia menuturkan, kemacetan di kawasan Sawangan dirasakannya hampir sepanjang waktu, bahkan hingga larut malam. Kondisi ini dinilai berbahaya, terutama saat terjadi situasi darurat.
“(Bahkan tengah malam) juga padat, setiap waktu tanpa mengenal hari. Sebenarnya sangat berbahaya ya ketika ada situasi atau kebutuhan darurat,” ujarnya.
Kekhawatiran serupa disampaikan Lutfiatul (29), warga Parung Bingung.
Baca juga: Dinkes Depok Minta Warga Tak Panik soal Superflu
Ia mendukung rencana penerapan sistem satu arah, namun menilai pelebaran jalan di simpul kemacetan harus menjadi perhatian utama pemerintah.
“Tapi ya nanti setelah keluar di Jalan Pemuda harus dipikirin solusi penguraian macetnya. Kalau ternyata kemacetan juga ada di situ ya kan sama saja,” kata Lutfiatul.
Sebelumnya, Pemkot Depok mewacanakan pelebaran dua jembatan di Jalan Raya Muchtar pada 2026 sebagai bagian dari upaya mengurai kemacetan kronis di kawasan Sawangan.
Kebijakan ini juga akan diiringi dengan pengaturan ulang pola arus lalu lintas.
Dalam skema yang direncanakan, kendaraan dari arah Parung Bingung menuju Bojongsari akan diarahkan satu jalur masuk ke Jalan Raya Muchtar melalui Simpang Tugu Batu.
Baca juga: Ketinggian Kabel Semrawut di Sawangan Depok Ditambah 1,5 Meter dengan Bambu Penyangga
Sementara kendaraan dari arah Bojongsari menuju Sawangan akan dialihkan ke Jalan Enggram dan Jalan Pemuda yang telah diperlebar.
Adapun ujung Jalan Pemuda berada di dekat Simpang Parung Bingung, yang kini menjadi salah satu titik perhatian warga terkait potensi kepadatan lalu lintas setelah penerapan sistem satu arah.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



