JAKARTA, KOMPAS.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno bersama Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya meresmikan pembukaan toko kolaborasi MRT Jakarta dengan Tahilalats di Kompleks Stasiun MRT Dukuh Atas BNI, Jakarta Pusat, Rabu (14/1/2025).
Toko kolaborasi ini diberi nama Tahilalats Station, yang menghadirkan penjualan merchandise, makanan dan minuman, serta fasilitas photobox dalam satu lokasi.
Baca juga: MRT Jakarta Buka Kunjungan Gratis ke Lokasi Pembangunan Fase 2, Cek Syaratnya
“Hari ini kita bisa berkumpul dalam rangka pembukaan toko kolaborasi MRT Jakarta dengan Tahilalats atau disebut Tahilalats Station di Stasiun MRT Dukuh Atas BNI,” ujar Wakil Gubernur Rano Karno saat peresmian.
Rano menyampaikan, Pemprov DKI Jakarta mendukung kolaborasi lintas sektor sebagai langkah konkret untuk membuka peluang kerja sama baru sekaligus mendorong pengembangan Kota Jakarta.
Menurut dia, MRT Jakarta tidak hanya berperan sebagai sarana transportasi, tetapi juga telah menjadi ruang interaksi masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.
Ia mengungkapkan, sepanjang Desember 2025, MRT Jakarta mencatat rata-rata 141.872 pelanggan per hari. Angka tersebut bahkan melampaui target bulanan hingga akhir tahun.
“Jadi memang Tahilalats pandai membaca potensi. Ini bahkan melampaui target bulanan hingga akhir tahun," tutur Rano.
Rano menambahkan, pada periode yang sama di Stasiun Dukuh Atas BNI mencatat jumlah pelanggan tertinggi, hampir 781.000 pelanggan dalam satu bulan, serta menjadi simpul konektivitas dengan berbagai moda transportasi publik lainnya.
Baca juga: MRT, LRT, dan Transjakarta Gratis Hari Ini, Berlaku Sampai Malam
Rano berharap, kehadiran Tahilalats Station dapat menciptakan ruang yang menyenangkan bagi masyarakat sekaligus mendorong minat warga untuk menggunakan transportasi publik.
“Saya berharap kehadiran Tahilalats Station dapat membuka ruang yang menyenangkan bagi masyarakat sekaligus mendorong minat warga untuk menggunakan transportasi publik. Sinergi antara MRT dengan brand kreator lokal menunjukkan bahwa transportasi publik dapat tumbuh bersama karya anak bangsa,” jelasnya.
Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengapresiasi kerja sama antara MRT Jakarta dan Tahilalats. Ia menilai kolaborasi tersebut sebagai contoh sinergi positif antara pemerintah, BUMD, dan pelaku industri kreatif.
Ia berharap ke depan semakin banyak kerja sama serupa yang melibatkan produk kekayaan intelektual (intellectual property/IP) asli Indonesia.
“Sekali lagi selamat atas diresmikannya Station Tahi Lalats dan mudah-mudahan ini juga akan terus membangkitkan IP-IP Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan juga masuk ke pasar global,” tutur Riefky.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



