Cegah Jemaah Haji Lolos Tanpa Syarat, Kemenkes Kunci Data Pakai BPJS

idntimes.com
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, IDN Times – Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperketat seleksi kesehatan jemaah haji tahun 1447 H/2026 M, dengan menutup celah manipulasi data medis.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Liliek Marhaendro, mengatakan langkah ini diambil menyusul evaluasi tahun sebelumnya, di mana banyak laporan jemaah haji yang sebenarnya tidak layak, namun tetap diberangkatkan ke Tanah Suci.

Kemenkes kini menerapkan sistem 'kunci' pada aplikasi input data. Petugas di lapangan tidak lagi diberikan fasilitas untuk mengedit data secara mandiri.

"Jika ada salah input, proses yang dipersulit, harus lapor dari Puskesmas ke Dinkes Kabupaten, lalu ke provinsi, baru ke pusat untuk kami verifikasi," kata Liliek, Rabu (14/1/2026).

Hal ini sejalan dengan konsep pemeriksaan kesehatan baru yang menggunakan data riwayat kesehatan medis, serta penambahan pemeriksaan kesehatan mental dan kemampuan kognitif.

Selain fisik, kemampuan kognitif jemaah juga diuji melalui aplikasi dengan pertanyaan sederhana namun krusial, seperti menanyakan nama presiden, untuk mendeteksi demensia. Hal ini penting, mengingat pemerintah Arab Saudi menetapkan penuaan yang disertai demensia sebagai salah satu kondisi yang tidak memenuhi syarat haji.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Marak Superflu, Dosen Unair Imbau Masyarakat Jalani Pola Hidup Bersih dan Sehat
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Progam Dokter Spesialis Mata Unsri Dibekukan Imbas Kasus Bully, Korban Nyaris Bunuh Diri
• 5 jam lalumerahputih.com
thumb
Dari Drama China ke Lokal, iQIYI Produksi Serial Indonesia Pertama Bercinta Dengan Maut
• 9 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Indonesia Resmi Canangkan Pencalonan sebagai Anggota Tidak Tetap DK PBB 2029–2030
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Satgas PKH: Setoran Denda Sawit Sudah Capai Rp 4,76 Triliun
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.