Sebagian masyarakat masih percaya dengan ramalan dari Weton Jawa. Mereka yakin ramalan itu bisa mempengaruhi kehidupan di sepanjang tahun.
Seperti pada upacara peringatan hari lahir Pakubuwana XIV yang jatuh pada Jumat Legi. Bagi masyarakat Jawa, hari kelahiran itu menjadi salah satu momen istimewa karena selalu rutin dilakukan termasuk setiap selapan (35) hari sekali.
Weton Jumat Legi ternyata memiliki berbagai rahasia ramalan yang menarik. Menurut unggahan video di YouTube Mbah Zun, seseorang yang lahir pada Jumat Legi memiliki aura yang lembut dan tenang. Mereka juga jeli dalam membaca situasi.
Mereka juga cenderung berlaku selayaknya seorang yang sepi ingpamrih atau tidak suka banyak bicara. Tapi ia menyimpan daya pikat yang kuat.
Weton Jumat Legi menggabungkan unsur kehalusan budi dan ketenangan yang kuat dengan energi spiritual batik yang arif. Mereka sering menjadi figur luwes. Dalam berbicara mereka pun maneges dan saat diam tenangnya mengayomi dan terasa teduh.
Mereka yang memiliki weton ini juga lahir dengan karakter yang bersih, mudah iba, tidak tegaan, simpatik dan ringan tangan untuk mendahulukan orang lain. Karakter dari Weton Jumat Legi pun dinilai cocok menjadi pemimpin di tengah kondisi masyarakat yang semrawut.
Kehadiran mereka bisa menjadi pohon beringin yang teduh. Mampu merangkul masyarakat dan melerai yang bersengketa. Tapi jika tidak berhati-hati, kebaikan yang seharusnya menjadi berkah bisa berubah menjadi kelelahan batin yang dipendam sendiri.
Pasalnya karakter pengasih yang dimilikinya bisa dimanfaatkan oleh orang lain. Sehingga pemilik weton ini perlu berhati-hati dalam berhadapan dengan orang baru.
Soal rezeki, weton Jumat Legi selalu hidup berkecukupan. Mereka sering mendapat peluang dari relasi bukan dari kompetisi yang melelahkan.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472812/original/009365000_1768376361-IMG_6669.jpg)