Dorong Kolaborasi Industri Kreatif dan Seni Digital, Bengkel Animasi Creative & Digital Arts Festival (BEAST) 2025 Digelar di Jakarta

mediaindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita

BENGKEL Animasi Creative & Digital Arts Festival (BEAST) 2025 kembali digelar sebagai forum strategis industri Creative dan Digital Arts di Jakarta.

Acara ini diselenggarakan oleh Bengkel Animasi bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, serta Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, dan berlangsung pada Sabtu, 29 November 2025, di Ibis Styles Jakarta Sunter.

BEAST 2025 dirancang tidak hanya sebagai ajang diskusi industri, tetapi juga sebagai platform pengembangan peluang bisnis di sektor kreatif digital. Kegiatan ini mempertemukan pelaku usaha, profesional industri, institusi pendidikan, serta pemerintah dalam satu forum kolaboratif.

Baca juga : Kementerian Ekraf Perkuat Jaringan Industri Kreatif ke Pasar Internasional Lewat JAFF Market 2025

Hadir sebagai pembicara, para profesional dari industri nasional dan internasional seperti Ronny Gani (CEO Bengkel Animasi & Senior Animator film Avengers, Pacific Rim, dan Transformers), Yoichi Ataka (CEO Polygon Pictures Malaysia), Sashya Subono (Facial Motion Animator WETA FX), Ardhan Fadhlurrahman (CEO Separuh Interactive), Dimitri Josephine (Authorized Instructor Unreal Engine), serta Leo Avero (Chef of Separuh Interactive). Para pembicara yang membagikan pengalaman mereka terkait pengelolaan studio, standar produksi, dan strategi bisnis industri kreatif.

Melalui agenda business matching, BEAST 2025 mempertemukan perusahaan kreatif lokal dengan perusahaan internasional guna membuka potensi kerja sama bisnis dan kolaborasi studio lintas negara. Sesi ini memberikan ruang bagi studio lokal untuk mempresentasikan kapabilitas dan menjajaki peluang pasar global.

Ronny Gani menegaskan bahwa penguatan sisi bisnis menjadi fokus penting dalam penyelenggaraan BEAST. “Pertumbuhan industri kreatif harus diiringi dengan akses terhadap peluang pasar dan kolaborasi global,” ujarnya.

BEAST 2025 diharapkan dapat berkontribusi dalam mendorong kolaborasi bisnis yang konkret serta memperkuat posisi Indonesia di industri Creative dan Digital Arts, dengan dukungan kementerian terkait dan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta.(H-2)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tips Renang untuk Pemula: Teknik Dasar dan Pernapasan yang Benar
• 7 jam lalumediaindonesia.com
thumb
BNPB: Seluruh Daerah Terdampak Bencana di Sumatera Masuk Fase Transisi Pemulihan
• 4 jam laluokezone.com
thumb
Update Korupsi Kuota Haji, KPK Temukan Dugaan Aliran Dana ke Kabid Ekonomi PBNU
• 49 menit lalukompas.tv
thumb
Pengakuan Jujur Xabi Alonso setelah Didepak Real Madrid di Tengah Musim
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Bone Bolango Terima Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi Nasional Tahap Awal
• 19 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.