MADIUN (Realita) - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun dari Partai Golkar, Mudjono, melaksanakan kegiatan reses hari kedua di Pendopo Desa Pulerejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Rabu (14/1/2025).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda resmi Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kabupaten Madiun yang menjadwalkan seluruh 45 anggota DPRD untuk melaksanakan reses selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis, dengan turun langsung ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing.
Dalam kesempatan itu, Mudjono menyampaikan bahwa reses bertujuan untuk menampung serta menyerap aspirasi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan perekonomian warga, perbaikan sarana dan prasarana, serta pembangunan infrastruktur desa.
Menurut Mudjono, berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat Desa Pulerejo akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan daerah pada tahun-tahun mendatang.
“Ini hari kedua saya berada di Desa Pulerejo untuk menampung berbagai usulan masyarakat, mulai dari peningkatan ekonomi, perbaikan sarana-prasarana, hingga pembangunan infrastruktur desa,” ujar Mudjono.
Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan tetap diapresiasi. Namun demikian, realisasinya harus melalui proses seleksi dan penentuan skala prioritas dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.
“Semua usulan tentu akan kita tampung. Namun nantinya akan dipilah mana yang menjadi prioritas dan mana yang masih harus ditunda. Hal ini disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.
Mudjono juga mengungkapkan bahwa saat ini terjadi penurunan transfer dana dari pemerintah pusat yang berdampak pada berkurangnya alokasi anggaran pembangunan daerah.
Kondisi tersebut menuntut DPRD bersama pemerintah daerah untuk lebih selektif dalam menentukan program pembangunan yang benar-benar mendesak dan dibutuhkan masyarakat.
“Dengan adanya penurunan transfer dana dari pusat, otomatis kegiatan pembangunan menjadi lebih terbatas. Oleh karena itu, penentuan skala prioritas menjadi sangat penting,” tambahnya.
Lebih lanjut, Mudjono menjelaskan bahwa hasil reses ini akan dijadikan sebagai bahan perencanaan program pembangunan daerah untuk tahun anggaran 2027. Ia berharap aspirasi masyarakat Desa Pulerejo dapat direalisasikan secara bertahap sesuai dengan prioritas dan kemampuan anggaran.
“Reses ini memang untuk menampung usulan kegiatan tahun 2027. Harapannya, pembangunan dapat berjalan dengan baik, masyarakat tetap guyub rukun, sejahtera, serta didukung infrastruktur desa yang memadai,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Desa Pulerejo, Eko Yuli Aris Setiawan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun tersebut. Ia berharap seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam forum reses dapat terealisasi pada tahun anggaran 2027.
“Atas nama Pemerintah Desa Pulerejo, kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Pak Mudjono. Harapan kami, aspirasi masyarakat ini bisa direalisasikan pada tahun 2027,” ujar Eko.
Ia menambahkan bahwa persoalan drainase menjadi aspirasi utama yang paling banyak disampaikan warga. Menurutnya, hingga saat ini pembangunan drainase di wilayah Desa Pulerejo masih sangat minim dan bahkan belum tersentuh secara menyeluruh.
“Yang paling banyak diusulkan masyarakat adalah pembangunan drainase. Selama ini memang belum tersentuh sama sekali,” pungkasnya. (yw/adv)
Editor : Redaksi


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5471646/original/054589100_1768292194-gabi.jpg)


