Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI secara membuka program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan LXIX. Acara pembukaan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzily, di Jakarta pada Selasa pagi, 13 Januari 2026.
Program P4N 2026 ini mengusung tema 'Pemantapan Kapasitas Pimpinan Tingkat Nasional guna Mendukung Asta Cita dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Emas 2045'. Fokus utama pendidikan ini adalah untuk menyelaraskan visi kepemimpinan nasional dengan program pembangunan prioritas pemerintah.
Program P4N Angkatan ke-49 ini diikuti oleh total 110 peserta. Menariknya, dari total peserta tersebut, terdapat enam peserta yang merupakan perwakilan dari negara-negara sahabat, yaitu Australia, India, Kamboja, Malaysia, Singapura dan Timor Leste.
Kehadiran peserta internasional ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi lintas negara dan memberikan perspektif global dalam menghadapi dinamika geopolitik yang kian kompleks.
Baca juga: Pernyataan Trump Picu Keresahan Besar di Greenland, Sebagian Warga Sulit Tidur
Melalui proses pendidikan di Lemhannas, lembaga ini menargetkan lahirnya sosok pemimpin nasional yang tidak hanya cakap secara manajerial, tetapi juga memiliki pemikiran strategis. Para peserta ditempa untuk mampu berkolaborasi serta mengimplementasikan kebijakan pembangunan secara komprehensif di tengah ketidakpastian global.
Gubernur Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzily, menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan terhadap sistem pendidikan kepemimpinan. "Memang perlu untuk dilakukan perbaikan-perbaikan dari aspek prosedur, sistem, maupun nanti hasilnya, sehingga kita bisa menghasilkan kepala daerah dan pemimpin yang berkualitas," ujarnya.

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2025%2F12%2F11%2F45f76db86fe768eeb24b8b048a23945e-20251211PRI9HR.jpg)


